Dorong Kebangkitan Ekonomi Rakyat, Chusnunia Chalim Pantau Langsung Potensi Wisata dan UMKM Palembang

Sebagai pimpinan Komisi VII, Nunik berkomitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat melalui kebijakan anggaran yang tepat sasaran. Chusnunia Chalim mendorong adanya pergeseran anggaran untuk program pendampingan desa wisata serta bantuan pemasaran bagi pelaku UMKM.

chusnunia.com
2 Min Read

PALEMBANG – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Hj. Chusnunia Chalim, Ph.D. (Nunik), melakukan kunjungan kerja perdana periode ini ke Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung serta memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan sektor industri pariwisata, ekonomi kreatif (ekraf), dan UMKM di Bumi Sriwijaya.

Dalam dialog bertajuk “Menyongsong Indonesia Maju” di TVRI Sumsel, politisi Fraksi PKB ini menegaskan bahwa Sumatera Selatan memiliki modal dasar yang luar biasa, mulai dari kekayaan alam hingga produk budaya yang bernilai tinggi.

Tiga Pilar Pengembangan Wisata

Nunik menyoroti tiga aspek utama yang harus dibenahi untuk memajukan destinasi wisata, yakni aksesibilitas, amenitas, dan atraksi. Saat mengunjungi Kelurahan Pulokerto, ia mengapresiasi semangat swadaya masyarakat dalam membangun kampung wisata berbasis industri pangan dan ekoprint.

“Semangat masyarakatnya luar biasa. Namun, dari sisi marketing dan packaging, masih memerlukan standardisasi agar produk lokal kita bisa bersaing,” ujar Nunik [03:00]. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan manajerial agar desa wisata tidak berjalan sendiri.

Menyasar Wisatawan Nusantara dan Kuliner

Menanggapi tantangan infrastruktur menuju destinasi alam seperti Danau Ranau atau Pagar Alam yang memakan waktu lama, Nunik memberikan perspektif menarik. Ia mencatat bahwa akses jalan tol yang memadai telah membuat banyak warga Sumsel beralih berwisata ke Lampung.

“Ini menjadi PR bersama. Sembari membenahi infrastruktur, Sumsel harus kuat di sektor yang sudah menjadi unggulannya, seperti kuliner dan sandang. Songket Palembang itu segmented dan punya nilai tinggi, sangat potensial menembus pasar internasional,” tambahnya [06:00].

Komitmen Dukungan Parlemen

Sebagai pimpinan Komisi VII, Nunik berkomitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat melalui kebijakan anggaran yang tepat sasaran. Ia mendorong adanya pergeseran anggaran untuk program pendampingan desa wisata serta bantuan pemasaran bagi pelaku UMKM.

“Kita tidak bisa membiarkan masyarakat berjuang sendiri. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta sektor swasta melalui CSR harus diperkuat,” tegasnya [08:00].

Kunjungan ini mempertegas peran Chusnunia Chalim sebagai legislator yang progresif dan peduli pada pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas (Santripreneur dan UMKM), serta pelestarian budaya nusantara. [CC]

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *