Peringati Hari Ibu, Wagub Nunik Ajak Ibu Lawan Stunting

Bandar Lampung, Gatra.com – Peringati Hari Ibu Ke – 91 2019, wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim ajak para ibu di Lampung untuk memerangi sunting yang hingga kini masih menjadi persoalan di Lampung.

“Akan kita jadikan sebagai prioritas, di Lampung masih ada persoalan stunting, bagaimana peringatan Hari Ibu ini kita jadikan momentum untuk memerangi stunting dan membuat Lampung menjadi Zero Stunting,” ujar Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim saat peringatan Hari Ibu ke -91 di Balai Keratun Komplek Gubernuran, Kamis, 5/12.

Menurut Nunik, begitu sapaan akrab Chusnunia, bagi para Ibu yang turut membantu perekonomian keluarga, dengan turut bekerja, hal itu tidak menjadi alasan untuk tidak memperhatikan kondisi perkembangan, kesehatan, dan gizi anak.

“Terutama di desa-desa yang angka stuntingnya masih tinggi, para ibu meskipun cari nafkah bantu suami, namun tidak boleh lalai terhadap anak, perhatikan kebutuhan gizi untuk anak, bersama-sama kita lawan stunting,” himbau Nunik dihadapan ratusan undangan dari perwakilan organisasi wanita di Lampung.

Selain persoalan stunting, Nunik juga menyampaikan bahwa peranan Ibu atau perempuan sejak jaman kemerdekaan sangatlah penting.

“Kemerdekaan bangsa kita mungkin tidak akan tercapai sempurna jika tidak ada dorongan dan perjuangan dari ibu-ibu pada masa itu,” kata Nunik.

Untuk itu sebagai apresiasi terhadap Ibu-ibu dalam sejarah, para Ibu dan perempuan mendapat kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam memperoleh akses kesejahteraan. “Para ibu mendapat kesempatan yang sama untuk memperoleh akses ekonomi, akses politik, akses sosial dan bidang lainya,” sambung Nunik.

Untuk itu dalam birokrasi juga, lanjut Nunik, perempuan akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk menduduki posisi jabatan yang penting. “Atas nama pemerintah provinsi, kami mengucapkan selamat Hari ibu ke-91, Semoga senantiasa diberkahi, perempuan berjaya Indonesia maju,” ucap Nunik.

Peringatan hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember ini, telah digelar lebih dahulu pada Kamis, (5/12) oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Lampung.

Acara dengan tema Perempuan Berdaya Indonseia Maju ini dihadiri oleh berbagai organisasi perempuan di Lampung, diantaranya yakni Istri-Istri Forkopimda Lampung, Organisasi Wanita Lampung, Dharma Wanita Lampung, dan PKK Lampung.

Sumber

Wagub Chusnunia Beri Spirit Generasi Milenial Perkuat Kemampuan Investasi

Newslampungterkini.com, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim memberi spirit generasi milenial agar tangguh dan siap menghadapi bonus demografi dalam talkshow bertema “ Be Young and Smart Investor” di Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung Rabu, ( 4/12/2019).

Pada kesempatan itu, Wagub mengedukasi generasi milenial tentang pentingnya investasi sejak dini khususnya pasar modal.

Peserta talkshow merupakan kalangan muda, sebagian besar merupakan mahasiswa dari berbagai Universitas di sekitar Kota Bandar Lampung.

“Memulai investasi sejak muda merupakan salah satu cara kita mempersiapkan diri menghadapi bonus demografi, seperti yang kita ketahui bonus demografi merupakan suatu value dan juga tantangan bagi pemerintah dan kita semua,” ujar Wagub.

Wagub menilai, jika bonus demografi berhasil dikelola dengan baik tentunya ini akan menjadi sebuah nilai tambah dan modal bagi pembangunan namun sebaliknya jika tidak di kelola bonus demografi merupakan persoalan yang akan mengancam kelangsungan itu sendiri.

Wagub mengatakan salah satu penyebab dari kegagalan memanfaatkan bonus demografi adalah kapasitas sumber daya manusia yang kurang mumpuni. Investasi sejak muda merupakan salah satu solusi yang dapat di ambil untuk menciptakan kalangan muda yang mapan dan mandiri secara financial.

“Saya sangat senang melihat anak anak muda yang bersemangat untuk belajar berinvestasi sejak muda. Saya tergerak melakukan talkshow pada hari ini juga karena dorongan dari teman teman milenal yang mengirim Direct message via media sosial saya,” kata Wagub.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Provinsi Lampung Hendi Prayogi.

Hendi turut mengajak mahasiswa dan kalangan muda untuk memulai investasi sejak dini. Sebagai generasi yang akan meneruskan tonggak pembangunan generasi muda perlu mempersiapkan diri sejak saat ini menghadapai masa depan yang makin kompetitif.

Hendi menegaskan bahwa stigma berinvestasi saat sudah mapan harus dipatahkan karena saat ini menurut data yang ada 30% dari jumlah investor yang ada di Lampung adalah mahasiswa.

Disampaikan Hendi, saat ini persyaratan untuk investasi relatif murah dan pilihan yang beragam. Salah satu jenis investasi yang dapat dijadikan pilihan adalah invesatsi pasar modal / saham. “ Harga saham saat ini beragam dan banyak pilihan, mulai dari sahan dengan nilai Rp 50 / lembar saham hingga ratusan ribu bahkan jutaan rupiah,” kata Hendi.

Hendi juga menjelaskan saat ini pasar modal telah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia k (MUI).

Meskipun tidak seluruhnya namun saat ini terdapat 390 perusahaan yang termasuk dalam kategori perusahaan yang memenuhi persyaratan sebagai pelaku pasar modal syariah. Hal ini karena 390 perusahaan tersebut telah memenuhi persyaratan yang telah di tetapkan MUI.

“ Peserta pasar modal syariah akan di evaluasi oleh MUI bersama Otoritas Jasa Keuangan setiap enam bulan,” kata Hendi.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Qudratul Ikhwan menyampaikan talkshow yang diinisiasi Wagub ini sangat bermanfaat dan mengedukasi.

“Hari ini kita jadi tahu bahwa berinvestasi itu tidak sulit dan sebaiknya dimulai dari sekarang. Dalam trend perekonomian saat ini investasi di pasar modal merupakan jawaban dari keinginan generasi milenial untuk mapan di usia muda,” kata Qudratul.

(Bbg/Hmp)
Sumber

Chusnunia Chalim Ketua Alumni Universitas Indonesia Wilayah Lampung

Newslampungterkini.com, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dilantik sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Wilayah Lampung masa bhakti 2019-2022 oleh Ketua Umum Iluni UI Andre Rahardian, di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur, Bandarlampung, Jum’at (29/11/2019).

Pelantikan ini berdasarkan surat keputusan Ketua Umum Iluni UI Nomor:010/SK/ILUNI-UI/IX/19 tentang pengukuhan ketua dan penetapan pengurus ILUNI UI wilayah Lampung periode 2019-2022.

Andre Rahardian menjelaskan kepengurusan Iluni UI wilayah Lampung merupakan wadah formal bagi teman-teman alumni yang berdomisili di Lampung guna menyatukan semua potensi yang ada di Lampung.

“Untuk di Provinsi Lampung, sekitar 60 persen Iluni UI Lampung merupakan ASN, dan tersebar di seluruh Kabupaten/Kota. Tentunya ini mnejadi potensi besar bagi kita semua, yang apabila kita satukan maka akan mampu membangun Lampung dan memberikan kontribusi bagi Almamater UI,” jelas Andre.

Ia menjelaskan bahwa Iluni UI merupakan mitra untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah.

“Posisi Wagub Chusnunia sebagai Ketua Iluni UI tentu akan mendukung dan memberikan kontribusi nyata mewujudkan Lampung Berjaya,” ujarnya.

Sementara itu, Wagub Chusnunia menjelaskan bahwa Iluni UI merupakan ruang temu energi baik untuk melakukan dan mengisi ruang kebaikan di Provinsi Lampung.

“Sehingga harapan kita untuk mewujudkan Lampung Berjaya semakin mantap dan terwujud,” ujar Wagub Nunik.

Nunik juga menjelaskan bahwa Iluni UI Lampung memiliki ide dan inovasi dalam membangun Lampung seperti akan membangun desa kesehatan dan wisata binaan Iluni UI.

“Yang jelas kita berharap peran dan karya nyata dari seluruh Alumni UI untuk bersama membangun Lampung,” harap Wagub Nunik.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Aditya berharap pelantikan kepengurusan Iluni UI Wilayah Lampung periode 2019-2022 menjadi langkah baik dalam memberikan warna di Sang Bumi Ruwa Jurai.

(Bbg/Hmp)
Sumber

Chusnunia Dorong Penguatan Budaya Literasi di Pondok Pesantren

Newslampungterkini.com, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mendorong penguatan budaya literasi di pondok pesantren dengan melatih kemampuan menulis dan mengaktfkan gerakan gemar membaca.

Hal itu disampaikan Wagub Nunik saat menjadi pembicara pada kegiatan Bincang Literasi Bersama Santri, di Ruang Sungkai, Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (23/11/2019).

Wagub bahkan mengajak semua pihak untuk mengkolaborasikan gerakan literasi di pondok pesantren tersebut dengan gerakan membaca di masyarakat. Bincang literasi ini menghadirkan Khilma Anis yang merupakan penulis Novel Hati Suhita dan Malsa penulis Puisi Perjalanan Kopi Rindu.

“Kita bisa berkolaborasi seperti kita mulai dengan membuat pelatihan menulis di pesantren kemudian dilanjutkan dengan pelatihan kepada masyarakat umum untuk menggerakan budaya literasi ini,” ujar Wagub.

Chusnunia mengatakan, menumbuhkan minat membaca buku dan menulis secara umum di perpustakaan pondok pesantren juga penting dilakukan selain mempelajari kitab.

“Pelatihan itu juga agar bagaimana santri mempunyai kemampuan untuk menulis paling tidak minat bacanya, selain kitab juga buku secara umum,” katanya.

Menurutnya, perpustakaan di pondok pesantren memiliki keterbatasan referensi bacaan.

“Ini juga salah satu tantangan, padahal buku seperti novel dan buku umum lainnya banyak ilmu yang bisa diserap, dimana pasti didalam novel juga ada banyak pesan yang kemudian bisa menjadi pegangan hidup dan inspirasi serta pengetahuan baru, begitu juga dengan buku umum lainnya,” ujarnya.

Selain di lingkup pondok pesantren, Nunik menyebutkan ada juga sebagian masyarakat yang masih belum terlalu menyadari sesuatu yang penting dari gerakan literasi.

Padahal menurutnya, istilah buku jendela ilmu merupakan hal nyata, dimana literasi bagian dari gerakan untuk mencerdaskan bangsa.

“Sebenarnya komunitas literasi sudah mulai tumbuh semangat tetapi memang masyarakat sendiri juga belum terlalu welcome dan berfikir akan pentingnya perpustakaan,” katanya.

Terlebih era saat ini, Nunik mengatakan dengan adanya internet yang bisa diakses melalui gadget, orang beranggapan membaca bisa dilakukan sacara simpel padahal tidak cukup penyampaian melalui internet saja.

“Mereka berpikir dengan membaca melalui sistem online dan simpel yang informasinya pendek sudah cukup. Banyak orang yang merasa cukup dengan membaca sesuatu yang pendek tersebut, bahkan ada yang merasa membaca judulnya saja sudah merasa cukup dan tahu, ini menjadi persoalan,” ujarnya.

Nunik mengatakan, dengan gemar membaca ini juga, menjadi kunci yang mengantarkan dirinya menuju kesuksesan sebagai Wakil Gubernur Lampung.

“Saya secara pribadi memang dari kecil senang membaca berbagai buku, dengan membaca seperti novel membuat kita seperti sedang berkelana sekaligus membuat otak kita rileks, saya merasakannya seperti itu. Ketika sejak kecil ditumbukan minat baca, maka sampai dewasa akan terus membekas,” katanya.

Nunik mengajak semua pihak untuk mengambil peran menggerakan budaya literasi kepada masyarakat.

“Gerakan literasi adalah gerakan bersama, kita perlu bergandengantangan karena tidak bisa bergerak sendiri. Tetapi kalau kita bersama-sama dengan apa yang bisa kita lakukan, kita kolaborasikan agar gerakan literasi ini bisa membudaya, gerakan ini langkahnya akan lebih cepat lagi,” tandasnya.

(Bbg/Hmp)
Sumber

Wagub Lampung Minta GMNI Ambil Peran Berantas Radikalisme di Kampus

Newslampungterkini.com, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) meminta aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI ) bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memberantas radikalisme di kampus.

Hal itu diungkapkan Wagub Nunik saat menerima audiensi aktivis mahasiswa GMNI, di Ruang Wakil Gubenur, Selasa (19/11/2019).

“Bantu aku juga untuk masuk ke kampus kampus. Radikalisme di kampus sangat tinggi. Maka dari itu kita perlu berkolaborasi untuk melawan radikalisme di kampus. Kalo perlu kita adakan workshop khusus idealisme bangsa ini. Maka dari itu saya minta bantuan kepada kawan dari HMI dan GMNI untuk turun tangan,” ujar Nunik.

Nunik meminta mahasiswa GMNI bergandengan tangan menangkal radikalisme agar bangsa ini lebih bersatu, “Maksimalkan kolaborasi, aku mungkin sangat subyektif tapi kepercayaanku kepada organ ekstra kampus itu sangat tinggi, karena itu ditempa dengan sistem sistem kaderisasi yang matang dan panjang, sehingga tidak terjadinya radikalisme,” ujarnya.

Tidak hanya tentang radialisme, Wagub Nunik juga mengatakan bahwa dirinya bersedia membantu mahasiswa GMNI untuk melaksanakan kegiatan – kegiatan yang akan dilakukan oleh GMNI.

Nunik menginginkan organisasi Cipayung (Organisasi Mahasiswa) ini agar lebih maju lagi dan dikenal banyak oleh masyarakat Lampung.

Pada kesempatan ini, Ketua GMNI Lampung Rahmatullah menjelaskan tugas tugas GMNI yaitu kaderisasi dan membahas situasi yang ada di Pemda Provinsi Lampung.

Rahmatullah juga meminta masukan Wagub Nunik terkait Kongres yang akan digelar organisasi itu.

“Kami meminta masukan terkait kongres dan mohon untuk supportnya,” ujar Rahmatullah.

Rahamtullah juga bersedia membantu Wagub Nunik untuk memberantas radikalisme yang ada di kampus kampus di Lampung dengan cara bergandeng tangan dan saling bersinergi untuk meredam penyebaran bibit – bibit radikalisme.

(Bbg/Hmsprov)
Sumber

Festival Batik Lampung 2019 Bangun Ekonomi Kreatif

Newslampungterkini.com, Bandarlampung – Wakil Gubernur Chusnunia Chalim menilai Festival Batik Lampung 2019 guna mensupport kreativitas para pengrajin batik sekaligus membangun ekonomi kreatif. Upaya ini diharapkan meningkatkan perekonomian masyarakat di Provinsi Lampung.

“Banyak kreasi-kreasi baru, acara ini bagus untuk mensupport kreativitas para pengrajin batik kita,” kata Wakil Gubernur saat mengunjungi Pameran Festival Batik Lampung 2019, di Halaman Kantor Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Kamis (31/10/2019).

Nunik berharap kedepannya pengrajin batik Lampung untuk terus memunculkan kreativitas, sehingga menurutnya, semakin banyak lagi kecintaan masyarakat terhadap batik khususnya batik Lampung.

“Terus munculkan kreativitas karena semakin hari semakin banyak yang mencintai batik. Silahkan untuk semakin memunculkan kreativitasnya,” ujarnya.

Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia (Nunik) juga mengapresiasi Festival Batik Lampung 2019 sebagai media promosi kerajinan khas dari Provinsi Lampung.

“Acara ini sangat bagus sebagai media untuk promosi. Ternyata banyak pengrajin-pengrajin batik dan motif batik kita bukan hanya satu dua jenis motif, tetapi banyak sekali ternyata,” ujar Wagub.

Pada kesempatan itu, Wagub mengunjungi setiap stand dari Kabupaten/Kota. Tidak ketinggalan dirinya juga ikut mencoba melakukan proses membatik dengan teknik ecoprint.

Dimana teknik ini menggunakan daun yang diletakkan diatas kain putih lalu disusun untuk membentuk pola yang indah lalu di pukul menggunakan palu.

Selain itu, Wagub Nunik menyaksikan proses membatik yang dilakukan oleh para pelajar termasuk pelajar penyandang disabilitas.

Seperti diketahui, Festival Batik Lampung 2019 yang diselenggarakan tanggal 30-31 Oktober 2019 ini merupakan Festival Batik Lampung yang baru pertama kali diselenggarakan.

Kegiatan ini merupakan terobosan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk mengembangkan batik Lampung agar dikenal masyarakat secara luas.

(Bbg/Hmsprov)
Sumber

Wagub Chusnunia Minta Dinas Perpustakaan Dorong Generasi Muda Agar Tertarik Kunjungi Perpustakaan

Newslampungterkini.com, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim minta Dinas perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung mendorong generasi muda Lampung untuk membudayakan literasi dengan berkunjung langsung ke perpustakaan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Chusnunia usai menyimak paparan dari Kepala Dinas perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Ferynia, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Sabtu (12/10/2019).

Wagub Chusnunia menjelaskan bahwa Dinas Perpustakaan dam Kearsipan harus dapat membuat anak-anak muda Lampung senang dan membudayakan untuk ke perpustakaan.

“Kita harus membudayakan literasi kepada generasi muda Lampung, salah satunya dengan berkunjung langsung ke perpustakaan. Oleh karena itu kita harus membuat program untuk dapat menarik generasi muda Lampung untuk tertarik datang ke perpustakaan,” jelas Wagub.

Wagub menilai banyak cara agar generasi muda tertarik. Salah satunya dengan menggandeng musisi untuk tampil di perpustakaan. “Kita juga bisa mengadakan lomba secara online untuk generasi muda,” ujar Wagub Nunik.

Dalam membudayakan literasi, lanjut Wagub, bisa juga dengan menerapkan mobil keliling perpustakaan.

“Mobil keliling ini harus banyak mengisi buku yang diminati generasi muda Lampung. Selain itu, kita juga bisa mengadakan rumah baca untuk menarik minat dalam generasi muda,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Ferynia memaparkan sejumlah inovasi dan terobosan di tahun 2020, di antaranya peningkatan perpustakaan berbasis IT melalui system E-Lampung di mana masyarakat akan dengan mudah mengakses layanan perpustakaan.

Juga mendukung kegiatan smart village dengan meningkatkan literasi internet dan layanan perpustakaan bagi warga desa, mendukung kegiatan smart school dengan pemnfaatan IT untuk meningkatkan kualitas pendidikan, serta peningkatan pelayanan arsip berbasis IT melalui kegiatan arsip online.

Sumber

Wagub Chusnunia Dukung dan Siap Hadir di Perlombaan Unjuk Prestasi III Kwarda Pramuka se- Provinsi Lampung

Newslampungterkini.com, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mendukung dan siap menghadiri Perlombaan Unjuk Prestasi III se- Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung yang rencananya akan diikuti 2.500 orang dari seluruh Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung di SMA Negeri 15 Bandar Lampung, pada 26 Oktober 2019 mendatang.

“Tentu mendukung penuh dan nanti akan diagendakan untuk hadir,” ujar Wagub Nunik saat menerima audiensi dari Gerakan Pramuka Gugus Depan Bandar Lampung 12.037-12.038 Pangkalan SMA Negeri 15 Bandar Lampung, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Selasa (8/10/2019).

Nunik yang merupakan Ketua Harian Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Lampung menyebutkan bahwa kegiatan ini sangat tepat untuk membentuk generasi muda cikal bakal calon pemimpin penerus bangsa.

Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) SMA Negeri 15 Bandar Lampung, Ngimron Rosadi mengatakan bahwa audiensi tersebut untuk mengundang Ibu Wakil Gubernur sebagai Pembina Upacara pada pembukaan Perlombaan Unjuk Prestasi III Tahun 2019.

Ngimron menjelaskan agenda itu dimana Ambalan Garda Bhardika Pangkalan SMA Negeri 15 Bandar Lampung akan mengadakan kegiatan perlombaan Pramuka Tingkat Penggalang dan Tingkat Penegak.

Ngimron mengatakan pada kegiatan itu ada beberapa agenda perlombaan yakni PBB, Pionering dam Hasta Karya.

“Ditambah saran Ibu Wagub untuk membuat spot foto destinasi wisata di Bumi Perkemahan Jati Agung,” ujarnya.

Ngimron menyebutkan pada kegiatan itu, nantinya akan menghadirkan peserta sebanyak 2.500 orang dari seluruh Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung.

“Peserta dari Penggalang dan Penegak seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung,” katanya.

(Dms/Hmsprov)

Sumber

Wagub Chusnunia Bersama Kepala OPD Tandatangani Komitmen Penerapan Program Eco Office

Newslampungterkini.com, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menandatangani komitmen bersama mengenai penerapan Program Eco Office, Jumat (27/9/2019) di Lapangan Kopri Kantor Gubernur pada Acara Senam Bersama.

Diharapkan melalui komitmen ini, dapat mendorong perubahan perilaku keseharian para karyawan Pemprov Lampung untuk lebih mencintai lingkungan.

Selain melakukan penandatangan komitmen, dalam kesempatan tersebut, Nunik juga mendorong penggunaan tumbler (botol isi ulang) kepada para pegawai sebagai upaya mengurangi sampah plastik di Provinsi Lampung.

Program Eco Office yang tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 660.1 Tahun 2019 tersebut berisi mengenai upaya menciptakan kantor yang ramah lingkungan (eco office) dengan mendorong semua aktivitas kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan hidup, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan kerja.

Secara khusus, Surat Edaran ini bertujuan untuk membentuk budaya pegawai di Provinsi Lampung agar bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan tindakan nyata berupa pengurangan sampah plastik dan kertas, melakukan penghematan energi listrik dan air, menjaga kebersihan ruang kerja serta melakukan pengelolaan sampah perkantoran.

Lebih lanjut diterangkan dalam Surat Edaran tersebut, jika Pengurangan sampah plastik dan kertas antara lain tidak mengunakan piring dan gelas dari bahan plastik Styrofoam dan kertas sekali pakai, namun menggunakan yang terbuat dari kaca, melamin, keramik.

Kemudian membiasakan penggunaan botol minum/tumbler, membawa reusable bag, membangun penyediaan air siap minum (water tap) di area tertentu serta mengoptimalkan paper less dengan penyebaran informasi melalui media elektronik atau menggunakan kertas secara dua sisi dan mengoptimalkan kertas bekas.

Sementara untuk penghematan energy listrik dilakukan dengan mematikan lampu yang tidak digunakan, mencabut stop kontak, mematikan ac central pada akhir jam kerja, meningkatkan penggunaan lampu LED. Untuk menghemat air, dihimbau agar mematikan air yang tidak digunakan, meningkatkan penggunaan kran otomatis, hingga mempercepat pembuatan lubang resapan air hujan (biopori).

Untuk kebersihan ruang kerja, Gubernur menghimbau agar para karyawan dilarang merokok dalam gedung kantor. Juga melakukan pemilihan sampah sebelum dibuang, membangun bank sampah. Selain itu, serta memperhatikan prinsip green building untuk rancangan gedung baru atau renovasi.

Sumber

Nunik Terapkan Program Eco Office di Semua Lini

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menandatangani komitmen bersama mengenai penerapan program Eco Office di Lapangan Kopri Kantor Gubernur, Jumat, 27 September 2019. Melalui komitmen tersebut untuk mendorong perubahan perilaku keseharian para karyawan Pemprov Lampung untuk lebih mencintai lingkungan.

Selain melakukan penandatangan komitmen, dalam kesempatan tersebut, Nunik juga mendorong penggunaan tumbler (botol isi ulang) kepada para pegawai sebagai upaya mengurangi sampah plastik di Provinsi Lampung. Program Eco Office yang tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 660.1 Tahun 2019 tersebut berisi mengenai upaya menciptakan kantor yang ramah lingkungan (eco office) dengan mendorong semua aktivitas kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan hidup, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan kerja.

“Secara khusus, Surat Edaran ini bertujuan untuk membentuk budaya pegawai di Provinsi Lampung agar bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan tindakan nyata berupa pengurangan sampah plastik dan kertas, melakukan penghematan energi listrik dan air, menjaga kebersihan ruang kerja serta melakukan pengelolaan sampah perkantoran,” katanya.

Dalam Surat Edaran tersebut, jika Pengurangan sampah plastik dan kertas antara lain tidak mengunakan piring dan gelas dari bahan plastik styrofoam dan kertas sekali pakai, namun menggunakan yang terbuat dari kaca, melamin, keramik. Kemudian membiasakan penggunaan botol minum/tumbler, membawa reusable bag, membangun penyediaan air siap minum (water tap) di area tertentu serta mengoptimalkan paper less dengan penyebaran informasi melalui media elektronik atau menggunakan kertas secara dua sisi dan mengoptimalkan kertas bekas.

Sementara untuk penghematan energy listrik dilakukan dengan mematikan lampu yang tidak digunakan, mencabut stop kontak, mematikan ac central pada akhir jam kerja, meningkatkan penggunaan lampu LED. Untuk menghemat air, dihimbau agar mematikan air yang tidak digunakan, meningkatkan penggunaan kran otomatis, hingga mempercepat pembuatan lubang resapan air hujan (biopori).

“Untuk kebersihan ruang kerja, Gubernur menghimbau agar para karyawan dilarang merokok dalam gedung kantor. Juga melakukan pemilihan sampah sebelum dibuang, membangun bank sampah. Selain itu, serta memperhatikan prinsip green building untuk rancangan gedung baru/renovasi,” katanya.

Sumber