Gubernur Apresiasi Kemajuan Lamtim

LAMPUNG TIMUR – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi kemajuan kabupaten Lampung Timur di bawah kepemimpinan Bupati Chusnunia Chalim dan Wakil Bupati Zaiful Bokhari.

Dalam Arahannya kepada Pemerintah Kabupaten Lampung, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Chusnunia yang telah melaksanakan amanat masyarakat Lampung Timur sebagai Bupati Lampung Timur Periode 2016-2021.

“Selama kepemimpinan Ibu Nunik dan Pak Zaiful Bokhari sebagai Bupati dan Wakil Bupati, Lampung Timur mengalami banyak kemajuan. Saya meminta ini tetap dipertahanankan oleh Plt. Bupati selanjutnya untuk terus memberikan inovasi terbaru bagi Masyarakat Lampung Timur. Akan tetapi inovasi perubahan jangan sampai merubah tradisi yang sudah ada, seperti budaya tari melinting persembahan yang baru saja ditampilkan harus tetap dipertahankan dan terus dikembangkan,” demikian disampaikan dalam acara pada Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pelepasan Bupati Lampung Timur, Chusnunia di Gedung Pusiban, Kantor Bupati Lampung Timur, Sukadana pada rabu (19/6).

“Setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Juni yang lalu, saya dan ibu Nunik segera bekerja dan bekerja untuk mewujudkan program-program pembangunan yang telah disusun dengan Visi mewujudkan “Rakyat Lampung Berjaya” Visi tersebut dimaksudkan agar Lampung dalam kondisi aman, masyarakat yang berbudaya, maju dan berdaya saing, serta sejahtera. Insyaallah secepatnya saya akan berkunjung ke 15 kabupaten kota untuk bersinergi membangun Provinsi ini,” ujarnya.

Arinal menyampaikan kepada masyarakat Lampung Timur bahwa dengan terpilihnya Chusnunia menjadi Wakil Gubernur Lampung, bukan berarti meninggalkan hatinya untuk Lampung Timur namun justru akan lebih memajukan Lampung Timur dan menjanjikan Lampung Timur lebih di kenal lagi di Provinsi Lampung bahkan di Indonesia.

“Selama 5 Tahun kedepan saya bersama bu Nunik mengemban amanat selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. Kami meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya Masyarakat Lampung Timur, agar mampu bekerja untuk kesejahteraan masyarakat Lampung. Jangan sampai Pemerintah Provinsi tidak tahu yang rakyat mau, jelasnya”.

Untuk mencapai visi tersebut, maka terdapat 6 (enam) misi yang akan dilaksanakan oleh Arinal dan Nunik yaitu menciptakan kehidupan yang religius (agamis), berbudaya, aman dan damai. Mewujudkan “good governance” untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik.

Mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan kaum difabel. Mengembangkan infrastruktur guna meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah. Membangun kekuatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan wilayah perdesaan yang seimbang dengan wilayah perkotaan. Serta Mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama.

Dalam sambutannya, Wakil Gubenur Lampung Chusnunia menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Lampung Timur yang selama ini telah membantu kepemimpinannya dalam membangun Lampung Timur.

“Terimakasih kepada seluruh masyarakat Lampung Timur, yang selama 3,5 tahun ini memberikan support dan dukungan penuh kepada saya dalam memajukan kabupaten ini. Ini bukan perpisahan karena dimana pun saya berada Lampung Timur tetap di hati saya,”ujarnya.

Nunik menyampaikan bahwa selama kurun waktu 3,5 tahun bersama dalam suka dan duka bersama Wakil Bupati Lampung Timur bekerja sama menjadi partner dan saudara, selalu kompak bersama membangun Lampung Timur.

“Saya hanya ingin diantar karena selamanya ingin bergandeng tangan dengan masyarakat kabupaten Lampung Timur. Dengan menjadi Wakil Gubernur Lampung saya akan terus memerjuangkan Lampung Timur di Provinsi Lampung,” tambahnya.

Sementara Plt. Bupati Lampung Timur, Zaiful Bukhori atas nama pemerintah dan masyarakat Lampung Timur mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Gubenur dan Wakil Gubernur 2019-2024

“Kami Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mendokan agar selalu diberikan kesehatan dalam memimpin Provinsi Lampung 5 tahun kedepan dan mengucapkan terima kasih kepada ibu chusnunia yang telah banyak membangun kabupaten Lampung Timur selama kurun waktu 3 tahun ini membuat Lampung Timur semakin dikenal dan memiliki citra positif di tengah masyarakat,” ujar Zaiful.[*]

Sumber

KURMA, Kumpul Ramadhan Asyik Bersama dr Jihan Nurlela

Labuhan Ratu,(SN) – Puasa Ramadhan 1440H ternyata berbeda yang dirasakan oleh para kaum Milenial khususnya di kecamatan Labuhan Ratu Lampung Timur.

dr Jihan Nurlela calon DPD RI wilayah Lampung terpilih 2019, hadir di kecamatan Labuhan Ratu bersama kaum milenial Lampung Timur. Acara yang di gagas para kaula muda dari komunitas dan organisasi muda keagamaan NU tercipta saat itu, (30/5/2019).

Acara tersebut menyajikan acara, pemeriksaan kesehatan, Obral pakaian, pembagian Takzil, ngamen live akustik di sertai donasi pengumpulan dana yang akan di sumbangkan untuk Yatim Piatu.

Ketua pelaksana M Iqbal menjelaskan kegiatan tersebut bhakti sosial khususnya bagi para kaum milenial sembari menjelang berbuka puasa Ramadhan, dan memperlihatkan bahwa anak muda harus punya wawasan kegiatan positif.

Saat di wawancarai, dr Jihan Calon DPD RI terpilih ini mengungkapkan, bahwa lewat para kaum Milenial dia akan mesosialisaikan budaya Lampung lewat kegiatan positif.

“Kaum milenial jangan dianggap sebelah mata, lewat jalan seperti ini kita sosialisaikan berbagai budaya nantinya” paparnya.

“Disini mereka tak ada yang di bayar, lewat caranya nantinya saya akan ajak bersama memperjuangkan kemajuan budaya khususnya budaya yang ada di Lampung,” pungkasnya.(Kus&Isk)

Sumber

Setelah 20 Tahun, Akhirnya Lampung Timur Dapat WTP

Saibumi.com, Lampung Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim) meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setelah penantian selama 20 tahun terakhir.

Diketahui, Kabupaten Lamtim selama 20 tahun terakhir mengalami permasalahan dalam pengelolaan aset, sehingga predikat WTP tidak pernah didapat.

Apalagi di 2008 hingga 2011 Kabupaten Lamtim menyandang disclaimer, sehingga BPK tidak bisa memberikan opini dikarenakan keuangan Lamtim bermasalah dalam laporannya.

Di zaman kepemimpinan Bupati Chusnunia Chalim dan Wakil Bupati (Wabup) Zaiful Bokhori, yang bekerja keras berupaya membenahi laporan keuangan dan aset yang carut marut, hingga membuahkan hasil berkat kerja keras.

“Alhamdulillah, setelah 20 tahun akhirnya tercapai (WTP). Itu semua berkat kerja keras seluruh elemen pemda, sekda, inspektur, asisten, staf ahli, kepala dinas, kabag, kabid, kasi, jajaran yang telah kerja keras, berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan,” kata Bupati Lamtim, Chusnunia Chalim, Selasa, 28 Mei 2019.

Menurut Nunik, sapaan akrab Chusnunia, dengan diraihnya WTP ini diharapkan bermanfaat untuk Kabupaten Lamtim, serta memotivasi agar pengelolaan keuangan dan aset daerah dapat ditingkatkan lebih baik lagi.

“WTP ini tentunya juga support dari Wakil Bupati (Zaiful Bokhori). Paling utama adalah semoga bermanfaat untuk Lamtim,” harap Nunik, yang juga wakil gubernur Lampung terpilih 2019-2024.

Wabup Lamtim Zaiful Bokhari mengatakan, pada 2018 pemerintah bekerja ekstra agar mendapatkan predikat WTP dari BPK, untuk laporan keuangan 2018. Namun di tahun itu Lamtim hanya mendapatkan predikat wajar dengan pengecualian (WDP).

Pada tahun itu pula, BPK sudah melakukan pra audit terhadap keuangan Kabupaten Lamtim.

“Pemerintah sudah memberikan keterangan dan laporan keuangan sejelas-jelasnya. Saya telah mengintruksikan kepada seluruh SKPD untuk memberikan keseluruhan keterangan laporan keuangan kepada BPK. Hingga akhirnya WTP diraih pada 2019 ini,” kata dia.

Pejabat teras Lamtim yang mendampingi Chusnunia dalam penyerahan predikat WTP dari BPK, Syahrudin Putra, turut bahagia.

“Alhamdulillah, ini berkat kerja sama dan kebersamaan serta kerja keras segenap jajaran, sehingga Lamtim mendapat predikat WTP untuk pertama kalinya setelah 20 tahun,” ungkapnya. (SB-08)

Sumber

Pemkab Lamtim Gelar Pasar Murah di Pekalongan

SUKADANA (Lampost.co) — Pemkab Lampung Timur, Senin (20/5/2019) menggelar pasar murah di Desa Jojog, Kecamatan Pekalongan.

Wakil Bupati Lamtim Zaiful Bokhari menjelaskan pasar murah tersebut digelar untuk meredam kenaikan harga, guna membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. “Pasar murah ini juga untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok pada bulan suci Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri. Pada pasar murah kali ini kita membagikan 8.000 kupon untuk masyarakat pada setiap titik,” kata Zaiful.

Ditambahkan juga oleh Zaiful, pada pasar murah kali ini Pemkab Lamtim mengagendakan akan melaksanakan di enam titik yaitu di Kecamatan Labuhan Maringgai, Pekalongan, Jabung, Melinting, Gunung Pelindung dan Waway Karya.

“Pada 2019 ini kami menggelar enam kali pasar murah. Tapi kedepan diharapkan bisa ditambah supaya jangkauan dan layanannya lebih banyak lagi. Namun semuanya juga tentu disesuaikan dengan keuangan daerah,” tambah Zaiful.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Timur Rosdi menjelaskan pada pasar murah itu disiapkan berbagai kebutuhan diantaranya biskuit kaleng, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, mentega, susu kental manis dan beberapa jenis minuman lainnya. “Semua harga berbagai bahan makanan ini semuanya dibawah harga pasar,” kata Rosdi.

Sumber

Bantu Jaga Lingkungan, Komunitas Bank Sampah Proyek Pancasila Kumpulkan 4 Karung Sampah Setiap 2 Jam

Kupastuntas.co, Lampung Timur – Guna membuat bersih sebuah lingkungan dari sampah, terutama sampah plastik bekas minuman instan, bungkus makanan ringan dan berbagai jenis plastik lainnya. Kepala Desa Labuhanratu VI, Kecamatan Labuhanratu, Lampung Timur, membentuk komunitas bank sampah proyek pancasila dan menggerakkan sejumlah remaja untuk peduli dengan lingkungan dari sampah.

Kepala Desa Labuhanratu VI, Prayetno mengatakan, dirinya sengaja menciptakan komunitas itu karena peduli dengan kondisi lingkungan. Bukan hanya sekedar mengumpulkan sampah, Prayetno juga menyusun administrasi sedetail mungkin untuk komunitas itu.

Administrasi dimaksud yaitu, sampah yang di ambil dari toko-toko yang ada di desa bukan gratis melainkan diganti dengan nominal uang yang sesuai dengan berat sampah, dan pemilik toko diberikan buku kecil yang bernama bank sampah, buku di gunakan untuk mencatat berapa sampah yang sudah di ambil oleh desa dan berapa uang yang ada dalam tabungan tersebut.

“Jadi saat mengambil sampah tidak langsung kami bayar, melainkan kami catat dulu di buku tabungan, nanti setelah satu bulan baru mereka bisa mengambil uangnya ke balai desa,” kata Prayetno, Senin (13/5/2019).

Lanjutnya, sampah yang telah di kumpulkan dari sejumlah toko bukan dimusnahkan (di bakar) melainkan sampah yang terkumpul akan dijual kepada pengepul rongsok, dan hasil penjualan sampah akan di putar untuk membeli kembali sampah kepada masyarakat Desa Labuhanratu VI.

“Ini baru awal, target kami desa tempat saya harus bersih dengan sampah,” kata Prayetno.

Aktivitas tersebut dilakukan dengan santai, setiap sore sejumlah remaja yang tergabung dalam komunitas bank sampah proyek pancasila ini melakukan pemungutan sampah, dengan waktu dua jam sudah bisa membawa sampah setidak empat karung. (Gus)

Sumber

Tiga Tahun Renovasi Puskesmas Way Jepara Lamtim Mangkrak, Pelayanan Kesehatan Terganggu

Kupastuntas.co, Lampung Timur – Sejak tahun 2017 lalu, Puskesmas Way Jepara, Lampung Timur, tidak berfungsi karena tersendatnya pembangunan renovasi Puskesmas tersebut, sehingga tempat pelayanan kesehatan masyarakat Kecamatan Way Jepara di alihkan di Balai Desa Brajasakti yang hanya memanfaatkan empat ruangan kecil.

Ketua Komisi IV, Hermin saat di konfirmasi Sabtu (11/5/2019), mengatakan awalnya Puskesmas Way Jepara mendapat anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar 4,3 miliar. Namun karena pengerjaan bangunan tidak bisa selesai tepat waktu, akhirnya pemerintah harus menghentikan pembangunan nya (putus kontrak).

Dari anggaran 4,3 miliar yang baru terserap 2,7 miliar, sementara sisanya di pulangkan pada kas negara, “sampai hari ini, kondisi Puskesmas induk Way Jepara masih mangkrak,” Kata Hermin.

Sumber

Rencana Peringatan Hari Air Dunia, BBWSMS Bersih-bersih Embung

SUKADANA (Lampost.co)–Terkait peringatan Hari Air Dunia ke 27 tahun 20i9, Wakil Bupati Lamtim, Zaiful Bokhari, menerima audiensi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS), di ruang kerjanya, Selasa (23/4/2019).

Kepala BBSWMS, Iriandi, menjelaskan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung dan Balai balai di Lingkungan Kementrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) yang berada di Provinsi Lampung, akan melaksanakan kegiatan bersih-bersih embung, mengangkat gulma dalam memperingati Hari Air Dunia.

Kegiatan tersebut rencanaya akan dilaksanakan pada 24 April 2019, dan berlokasi di Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur.

Kegiatan itu nantinya akan dihadiri sekitar 400 orang yang meliputi kalangan pemerintah daerah, instansi teknis yang terkait, perguruan tinggi, komunitas kelompok pengelola embung, unsur uspika Kecamatan Bandar Sribhawono, SMP Sederajat, NGO (Organisasi non pemerintah) dan masyarakat setempat.

Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada kegiatan bersih-bersih embung tersebut diantaranya, penyerahan alat kebersihan, kick off lempar jangkar, pembersihan embung secara simbolis, serta pelaksanaan lomba bersih-bersih embung (lomba pengangkatan gulma).

Sumber

Wabup Ancam Copot ASN yang Hambat Perizinan Investasi

SUKADANA (Lampost.co)–Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari, menegaskan akan mencopot siapapun ASN atau pejabat, termasuk pejabat yang tergabung dalam Tim Koordinasi Penataan Ruang daerah (TKPRD), jika terbukti bermain-main dan menghambat proses perizinan investasi yang akan masuk ke Kabupaten Lamtim.

Zaiful pun tidak segan-segan membawa persoalan itu ke proses hukum jika nantinya terbukti ada pejabat yang berkelakuan seperti itu. “Terkait masalah perizinan ini saya tidak main-main, buktikan saja omongan saya nanti,” tegas Zaiful, di hadapan sejumlah awak media, Senin (8/4/2019).
Zaiful mengaku menerima laporan mengenai persoalan perizinan ivestasi tersebut. Misalnya ada beberapa perizinan yang sudah berbulan-bulan tidak selesai-selesai di TKPRD dengan alasan yang tidak jelas.

Padahal slogan Pemkab Lamtim adalah melayani masyarakat, sementara yang mau berinvestasi malah justru kesulitan untuk mendapatkan izin. “Hal ini kan bertolak belakang dengan apa yang disampaikan Bapak Presiden terkait dengan izin yang harus segera selesai, tidak berbelit-belit, tapi kenyataannya di Lamtim ini justru berbelit-belit,” katanya.

Zaiful menegaskan perizinan investasi ini tidak ada biayanya. Tetapi informasi yang didapat di bawah menyebutkan justru sebaliknya dan sudah sangat luar biasa. “Dan ini memang tidak menutup kemungkinan, kenapa jika bisa diselesikan satu hari tapi malah bisa berbulan-bulan. Ini juga yang akan kita usut secara tuntas,” katanya.

Sumber

Lampung Timur segera miliki Bendungan Margatiga

Sukadana, Lampung Timur (ANTARA) – Kabupaten Lampung Timur segera memiliki Bendungan Margatiga yang merupakan proyek strategis nasional berada di wilayah Kecamatan Margatiga dan pembangunannya pun sudah dimulai.

Kasi Tata Teknik Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Timur, Agustinus Supandriyo dihubungi di Lampung Timur, Kamis mengatakan pembangunan Bendungan Margatiga sudah dikerjakan.

“Pekerjaan Bendungan Margatiga sudah dimulai,” kata Agustinus Supandriyo.

Dia menyebutkan, pekerjaan yang sudah dilaksanakan, pembuatan base camp, penggalian dan clearing lahan.

“Baru sebatas itu informasi yang saya tahu,” katanya.

Camat Margatiga, Sadarudin menyambut gembira pembangunan Bendungan Margatiga di wilayahnya.

Menurut Sadarudin, dengan adanya bendungan tersebut lahan-lahan sawah warga menjadi tercukupi kebutuhan airnya.

“Kami menerima baik, dengan bendungan air ini lahan-lahan sawah yang tadinya tadah hujan bisa produktif,” katanya.

Sadarudin menyatakan, warganya pun menyambut baik.

“Respon masyarakat menerima dengan baik, kita ikut gembira adanya Bendungan Margatiga,” kata Sadarudin lagi.

, Bendungan Margatiga akan mengenai empat kecataman di Lampung Timur yakni Margatiga, Sekampung, Batanghari,dan Metro Kibang dengan jumlah 18 desa. Kemudian, satu desa di Kota Metro, yaitu Kecamatan Metro Selatan.

Keberadaan Bendungan Margatiga ditargetkan dapat meningkatkan indeks pertanaman hingga 250 persen, sebagai konservasi air, peredam banjir, sumber air bakau dan sebagai tujuan wisata.

Bendungan Margatiga ditargetkan mengairi lahan irigasi seluas 10.950 hektare.

Selain Bendungan Marga Tiga, proyek strategis nasional yang dibangun di Lampung Timur adalah Bendung Gerak Jabung di wilayah Kecamatan Jabung dan pengerjaannya sudah 100 persen selesai.

Bendung Gerak Jabung berfungsi sebagai saluran irigasi dan ditargetkan dapat mendukung peningkatan produksi pertanian dan perikanan petani di Lampung Timur, nantinya akan dapat mengairi sekitar 5,638 hektare areal persawahan.

Sumber air Bendung Gerak Jabung berasal dari Sungai Way Sekampung. Selain untuk irigasi, Bendung Gerak Jabung ini juga berfungsi untuk perikanan, dan lainnya.

Sumber

Hadiri Perlombaan Desa Berprestasi, Bupati Chusnunia : Aparatur Desa Garda Terdepan Pembangunan

Kupastuntas.co, Lampung Timur – Meski di tengah guyuran hujan namun tak mengurangi semangat Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim untuk menghadiri acara Perlombaan Desa Berprestasi dan Pelaksana Terbaik Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kabupaten Lampung Timur tahun 2019 yang dilaksanakan di Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Selasa (26/03/2019).

Selain Bupati, hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Wirham Riyadi, Camat Bandar Sribhawono, Edy Gunarto, Wakapolsek Sribhawono IPDA Hendrikus. S, serta Sertu Abastoni selaku Perwakilan dari Danramil Babinsa dan Kepala Desa se-Kecamatan Bandar Sribawono.

Mengawali sambutannya, Chusnunia menyampaikan rasa senangnya melihat kekompakan masyarakat yang ada di Desa Sribhawono.

“Terimakasih bapak ibu sekalian telah turut serta melestarikan adat budaya, seneng banget rasanya kompak karena masih dalam bulan bakti gotong royong yang mana tujuannya baik sekali, yakni saling melengkapi dan cocok sekali dengan masyarakat kita di Lampung Timur ini yang mana gotong royong juga masih dijalankan dengan baik yang tidak kita dapat di kota,” ujar Nunik begitu sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan itu Chusnunia juga menyampaikan bahwa akan selalu mendukung penuh aparat desa yang merupakan garda terdepan dalam pembangunan desa-desa yang ada di Kabupaten Lampung Timur.

“Saya ingin selalu mendukung secara maksimal seluruh aparat desa yang selama ini menjadi panglima dan paling terdepan dalam pembangunan di desa, Lampung Timur tidak akan membangun secara maksimal kalau di desa-desa tidak membangun secara maksimal dan saya adalah bupati yang selalu percaya kemampuan kepala desa, karena kepala desa dan aparat desa bersama-sama masyarakat adalah pihak yang betul-betul layak di dukung dan dipercaya kemampuannya membangun desa,” kata Nunik lagi.

Sebelum mengakhiri sambutannya Chusnunia berpesan bahwa dalam setiap lomba yang terpenting adalah gotong royong antar warga bersama-sama membangun desanya.

“Tolong kepala desanya didukung, di doakan agar dapat memberikan yang terbaik dan maksimal untuk desanya dan Lampung Timur. Pesan saya, dalam lomba bukan masalah menang atau kalah karena kalau seperti ini yang terpenting adalah kebersamaannya dan gotong royong bersama-sama warga mengerjakannya.” terangnya.

Pada acara Perlombaan Desa Berprestasi dan Pelaksana Terbaik Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Kecamatan Bandar Sribhawono ini, berbagai kerajinan tangan dan menu masakan menghiasi acara. Selain itu terdapat pula penampilan tarian serta drumband dari SD Negeri 1 Sribhawono. (Sigit/Kominfo)

Sumber