Buka Festival Kopi Lampung 2019, Gubernur Ajak Masyarakat Cintai Kopi

Lampung Geh, Bandar Lampung – Buka Festival Kopi Lampung 2019, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ajak masyarakat Lampung mencintai kopi robusta asli Lampung.

Festival Kopi Lampung 2019 resmi dibuka hari ini, Rabu (6/11) malam di Elephant Park, Enggal, Bandar Lampung. Acara ini akan berlangsung dari 6-9 November 2019. Dengan mengangkat tema Woman and Coffee sebagai apresiasi kepada wanita Lampung yang juga turut serta dalam memajukan industri kopi di Lampung. Acara ini juga digelar dalam rangka mengangkat produk kopi Lampung.

Acara Festival Kopi Lampung 2019 turut dihadiri Anggota DPR RI, DPD RI, Dirjen Perindustrian, Forkopimda, serta bupati dan walikota se-Provinsi Lampung. Selain itu, dalam rangka mengedukasi generasi muda, juga turut hadir 40 generasi milenial kopi yang telah mengikuti seminar dan pelatihan yang nantinya diharapkan dapat memberikan edukasi tentang kopi di Lampung.

Dalam laporannya Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat mengatakan bahwa acara ini digelar untuk lebih mencintai kopi robusta Lampung, meningkatkan mutu brand dan image industri kopi Lampung.

Sementara Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya mengajak masyarakat Lampung untuk lebih mencintai Kopi Lampung dengan meningkatkan industri dan kreasi hasil olahan Kopi Lampung.

“Lampung adalah salah satu provinsi penghasil kopi terbesar di Indonesia. Dan Indonesia sekarang menempati posisi keempat sebagai pemasok kopi dunia. Maka melalui Festival kopi ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi kopi robusta, serta mempromosikan kopi untuk kesehatan dan kecantikan bagi kaum wanita,” kata Arinal.

Dalam Festival Kopi Lampung 2019 juga diberikan penghargaan kepada empat orang wanita sebagai apresiasi wanita kopi. Empat wanita tersebut yakni Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung mendapatkan penghargaan sebagai Wanita Kopi Terinspiratif, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim disematkan penghargaan sebagai Wanita Kopi Berdedikasi, Tri Sartika Rini sebagai generasi muda yang telah mengharumkan nama Lampung sebagai Juara 1 Duta Kopi Indonesia 2019, serta Ibu Nurma selaku petani kopi dari Lampung Barat.

Selain itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim juga sempat melakukan battle brewing di areal Kampung Kopi, Elephant Park, Enggal, Bandar Lampung. (*)

Wagub Lampung Rumuskan Langkah Konkrit Gerakan Masyarakat Produktif dan Mandiri Pangan

Newslampungterkini.com, Bandarlampung – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) merumuskan langkah kongkrit penanggulangan kemiskinan melalui gerakan moral kemasyarakatan “Ayo Produktif” dan “Ayo Mandiri Pangan” dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pionir (pelopor) di masyarakat pedesaan.

Hal itu diungkapkan Wagub Chusnunia Chalim saat memimpin Rapat Tindak Lanjut Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) tahun 2019 di Ruang Kerja Wagub Senin, (4/11/2019).

Wagub juga berkoordinasi dengan seluruh OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung berupaya merumuskan langkah kongkrit tersebut yang akan dilaksanakan guna mewujudkan program itu.

“Menindaklanjuti hasil rapat Evaluasi Pelaksanaan Program penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Lampung bersama Kabupaten Kota beberapa waktu yang lalu. Saya berharap kita dapat segera merumuskan sebuah aksi nyata/kongkrit untuk segera mewujudkan program “Ayo Produktif” dan “Ayo Mandiri Pangan sebagai gerakan masyarakat,” ujar Chusnunia.

Dalam kesempatan tersebut Wagub Nunik menyampaikan, berdasarkan data BPS salah satu faktor penyebab tingginya angka kemiskinan adalah tingginya harga pangan, di antaranya sayuran. Hal ini ironis karena Lampung adalah lumbung pangan. Namun, justru sayuran pemicu infalsi.

Wagub mengungkapkan mayoritas masyarakat miskin berada di pedesaan. Oleh sebab itu Program gerakan moral kemasyarakatan berbasis Keluarga “Ayo Produktif” dan “Ayo Mandiri Pangan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan rumah tangga untuk dapat menghasilkan produk yang nantinya akan dikoordinir oleh Pemerintah Daerah setempat.

Program ini juga melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pencetus peningkatan produktifitas masyarakat dengan memberdayakan keterampilan yang dimiliki masyarakat yang didukung Pemerintah Daerah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Saya miris manakala mengetahui di wilayah pedesaan yang lahannya luas ternyata kesulitan memenuhi kebutuhannya akan sayuran. Ini salah satu yang menjadi dasar pemikiran saya bahwa kita sebenarnya mampu meminimalisir beban konsumsi pangan khususnya sayuran. Kita hanya butuh sebuah gerakan dan aksi nyata yang meluas untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Wagub.

“Ayo Produktif dan Ayo Mandiri Pangan harus segera dimulai. Ini harus kita mulai saat ini juga, dari diri kita masing masing, di lingkungan keluarga, di lingkungan ASN Pemprov sendiri,” tambah Wagub.

Wagub meminta ASN, terutama pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, untuk menjadi teladan dan menjadi pionir untuk menularkan semangat perubahan untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Melalui program ini, Wagub berharap dapat menghasilkan produk yang nantinya mampu memberdayakan keterampilan yang dimiliki masyarakat.

Untuk lebih membumikan program ini Wagub menjajaki kemungkinan agar gerakan ini disinergikan dengan beberapa program melalui pembuatan video tutorial untuk pembuatan Aquaponik di rumah penduduk, pembentukan klinik pangan hingga pembuatan aplikasi berbasis IT seperti start up pertanian yang sekaligus menjadi jawaban untuk pemasaran produk.

Hadir dalam rakor tersebut Kepala Dinas Sosial Sumarju Saeni. Menurut Sumarju, gerakan yang digagas oleh Wagub akan disinergikan dengan program yang selama ini telah dijalankan oleh Pemprov, baik yang berada di Dinas Sosial, Ketahanan Pangan dan OPD lainnya.

(Bbg/Hmsprov)
Sumber

Wagub Chusnunia Chalim Ajak Alumni UI Ikut Membangun Lampung

TERASLAMPUNG.COM — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengajak alumni Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Provinsi Lampung turut membangun Lampung.

“Saya sangat ingin bersilaturahmi dengan jajaran Iluni UI Provinsi Lampung. Untuk itu, saya sengaja mengundang keluarga besar Iluni UI Provinsi Lampung untuk dapat bersilaturahmi dan saling sharing terkait hal-hal yang dapat membangun Lampung,” kata Wagub Chusnunia saat menerima silaturahmi Iluni UI Perwakilan Lampung, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Kamis (10/10/2019) malam.

Wagub menuturkan sampai saat ini masih belum ada kegiatan yang kontinyu, rutin, dan sistematis. Oleh karena itu, saya mengundang keluarga Iluni UI untuk bersilaturahmi.

“Dalam waktu dekat ketua Iluni UI akan berkunjung ke Lampung. Sebelum tiba di Lampung, saya ingin bersilturahmi dengan Iluni UI Lampung untuk saling sharing dan membicarakan hal-hal bermanfaat yang dapat dilakukan, seperti membangun daerah bebas TBC, dan hal lainnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Perwakilan Iluni UI Lampung Ruswir menyampaikan ucapan terimakasih kepada Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim yang telah bersedia dan memfasilitasi pertemuan silaturahmi ini.

“Semoga kegiatan ini ke depannya dapat rutin untuk dilakukan dalam rangka meningkatkan silaturahmi,” jelasnya.

Ruswir menuturkan dirinya bersama para Alumni UI Provinsi Lampung siap aktif untuk bersama-sama membicarakan berbagai hal dalam rangka membangun Provinsi Lampung.
“Semoga kegiatan silaturahmi ini dapat memberikan masukan dalam rangka membangun Provinsi Lampung,” harapnya.

Sumber

Nunik Terapkan Program Eco Office di Semua Lini

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menandatangani komitmen bersama mengenai penerapan program Eco Office di Lapangan Kopri Kantor Gubernur, Jumat, 27 September 2019. Melalui komitmen tersebut untuk mendorong perubahan perilaku keseharian para karyawan Pemprov Lampung untuk lebih mencintai lingkungan.

Selain melakukan penandatangan komitmen, dalam kesempatan tersebut, Nunik juga mendorong penggunaan tumbler (botol isi ulang) kepada para pegawai sebagai upaya mengurangi sampah plastik di Provinsi Lampung. Program Eco Office yang tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 660.1 Tahun 2019 tersebut berisi mengenai upaya menciptakan kantor yang ramah lingkungan (eco office) dengan mendorong semua aktivitas kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan hidup, kesehatan, dan kenyamanan lingkungan kerja.

“Secara khusus, Surat Edaran ini bertujuan untuk membentuk budaya pegawai di Provinsi Lampung agar bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan tindakan nyata berupa pengurangan sampah plastik dan kertas, melakukan penghematan energi listrik dan air, menjaga kebersihan ruang kerja serta melakukan pengelolaan sampah perkantoran,” katanya.

Dalam Surat Edaran tersebut, jika Pengurangan sampah plastik dan kertas antara lain tidak mengunakan piring dan gelas dari bahan plastik styrofoam dan kertas sekali pakai, namun menggunakan yang terbuat dari kaca, melamin, keramik. Kemudian membiasakan penggunaan botol minum/tumbler, membawa reusable bag, membangun penyediaan air siap minum (water tap) di area tertentu serta mengoptimalkan paper less dengan penyebaran informasi melalui media elektronik atau menggunakan kertas secara dua sisi dan mengoptimalkan kertas bekas.

Sementara untuk penghematan energy listrik dilakukan dengan mematikan lampu yang tidak digunakan, mencabut stop kontak, mematikan ac central pada akhir jam kerja, meningkatkan penggunaan lampu LED. Untuk menghemat air, dihimbau agar mematikan air yang tidak digunakan, meningkatkan penggunaan kran otomatis, hingga mempercepat pembuatan lubang resapan air hujan (biopori).

“Untuk kebersihan ruang kerja, Gubernur menghimbau agar para karyawan dilarang merokok dalam gedung kantor. Juga melakukan pemilihan sampah sebelum dibuang, membangun bank sampah. Selain itu, serta memperhatikan prinsip green building untuk rancangan gedung baru/renovasi,” katanya.

Sumber

Nunik Resmi Buka Rapat Koordinasi Pencairan dan Pertolongan Daerah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim resmi membuka rapat koordinasi pencairan dan pertolongan daerah serta pelatihan bagi potensi pencarian dan pertolongan se-Provinsi Lampung, di Hotel Raden Intan Syariah, Lampung Selatan, Kamis (19/9/2019).

Nunik Resmi Buka Rapat Koordinasi Pencairan dan Pertolongan Daerah (Ist)
”Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyambut baik diselenggarakannya Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan Daerah ini sebagai wahana untuk meningkatkan koordinasi dan sinergitas serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam Pencarian dan Pertolongan se-Provinsi Lampung,” jelasnya.

Wagub Chusnunia menjelaskan bahwa tidak ada yang berdo’a agar terjadi suatu bencana. Namun bukan berarti kita tidak tanggap terhadap kejadian bencana. “Kita sudah ada pengalaman terhadap kejadian bencana seperti yang terjadi di Lampung Selatan, dan mendapatkan penghargaan pengendalian bencana di Provinsi Lampung. Penghargaan tersebut menunjukkan bahwa kita telah memanage dengan baik,” jelasnya.

Tentunya berbagai pengalaman yang telah kita lakukan itu, jelas Wagub Chusnunia , masih terdapat suatu kekurangan. Untuk itu kita harus melakukan peningkatan diberbagai hal, terutama peningkatan skil terhadap penanganan bencana dan tanggap bencana. “Peningkatan skill tersebut harus terus dilakukan, termasuk dengan melibatkan masyarakat secara umum untuk terlibat aktif dalam mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” jelasnya.

Lanjut, Wagub Chusnunia menjelaskan bahwa beberapa kali kejadian bencana terjadi di Provinsi Lampung, seperti di Bulan Desember sempat terjadi istilah gempa yang membuat panik. “Mungkin kepanikan ini sesuatu yang manusiawi, namun di tengah kepanikan tersebut semua harus sadar. Jangan sampai kepanikan menutupi kesadaran dan tanggap terhadap bencana,” ujarnya.

Lebih dari itu, Wagub Chusnunia menjelaskan perlunya peningkatan koordinasi dan sinergitas semua pihak dalam menghadapi tanggap bencana, mulai dari Basarnas, TNI/Polri, dan seluruh dinas pemangku kepentingan. “Peningkatan koordinasi dan sinergitas ini harus dilakukan bersama-sama, termasuk dalam pelatihan ini guna mengupgrade kemampuan kita,” jelasnya.

Wagub Chusnunia berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Semoga pelatihan ini dapat berjalan dengan lancar dan mampu meningkatkan skil tanggap bencana yang bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjend TNI Nugroho Budi Wiryanto menjelaskan bahwa rapat koordinasi pencairan dan pertolongan daerah di Provinsi Lampung terkait masalah Search and Rescue (SAR) dan pelaksanaan latihan untuk potensi Basarnas. ” Untuk itu, Rakor ini diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang ada dan memberikan pelatihan potensi Basarnas,” jelas Nugroho.

Sesuai dengan UU nomor 29 tahun 2014, ujar Nugroho, bahwa apabila terjadi kecelakaan baik pesawat, kapal laut, maupun kondisi yang membahayakan manusia, maka leading sektornya adalah Basarnas dibantu dengan potensi yang ada. (*)

sumber

Wagub Lampung Silahturami ke Bupati Tulang Bawang Barat

Tulang Bawang Barat, Tuntasonline.Com-Kedatangan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim Disambut langsung oleh Bupati Umar Ahmad SP, di Uluan Nughik Rumah Baduy kelurahan Panaragan Jaya kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat dengan tujuan melihat Progres pembangunan yang ada di tubaba.

Kedatangan kita kesini, selain untuk bersilaturahmi, kita juga di kenalkan berbagai pembangunan yang ada di tubaba ini. ” Saya merasa Surpres ketika Bupati Tulangbawang Barat menunjukan berbagai pembangunan yang di jadikan icon di kabupaten ini,” kata Nunik kepada Minggu 15 September 2019.

Selain itu, Tubaba ini memang terkenal sebagai kabupaten yang mempunyai kemajuan pesat di karenakan Bupati Umar ahmad SP. Terkenal dengan ke kreatifan dan strateginya untuk membangun Tubaba ini, kita juga sudah lihat pembangunannya keren-keren.

Selanjutnya, kita doakan semoga apa yang menjadi niat Bupati untuk menjadikan kota di daerah bisa tercapai, dan maju lebih pesat dan optimis. ” Tutup Nunik.

Dalam Wawancara Lewat Via HP kepada Tuntasinline, Bupati Umar Ahmad SP, mengungkapkan, Wagub tadi berkunjung di tubaba karena beliau keliling Lampung, beliau juga memberikan support pembangunan di Tubaba dan pertemuan ini kita beri nama ” Pertemuan Senja di tubaba”.

” Dengan kehadiran Ibu Nunik menjadi jalan yang baik, pembangunan yang ada di tubaba menjadi support tersendiri bagi pemerintah provinsi,” ungkap Bupati Umar Ahmad, SP.

Kita berharap, pembangunan tubaba ini bisa bersinergi antara pemerintah kabupaten, Tiyuh dan pusat. Tentunya pertemuan kita sore ini juga mensinergikan program-program yang menjadi prioritas kita yang bisa di dukung oleh pemerintah pusat. Pungkasnya.(HR)

Sumber

Gubernur Apresiasi Kemajuan Lamtim

LAMPUNG TIMUR – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi kemajuan kabupaten Lampung Timur di bawah kepemimpinan Bupati Chusnunia Chalim dan Wakil Bupati Zaiful Bokhari.

Dalam Arahannya kepada Pemerintah Kabupaten Lampung, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Chusnunia yang telah melaksanakan amanat masyarakat Lampung Timur sebagai Bupati Lampung Timur Periode 2016-2021.

“Selama kepemimpinan Ibu Nunik dan Pak Zaiful Bokhari sebagai Bupati dan Wakil Bupati, Lampung Timur mengalami banyak kemajuan. Saya meminta ini tetap dipertahanankan oleh Plt. Bupati selanjutnya untuk terus memberikan inovasi terbaru bagi Masyarakat Lampung Timur. Akan tetapi inovasi perubahan jangan sampai merubah tradisi yang sudah ada, seperti budaya tari melinting persembahan yang baru saja ditampilkan harus tetap dipertahankan dan terus dikembangkan,” demikian disampaikan dalam acara pada Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pelepasan Bupati Lampung Timur, Chusnunia di Gedung Pusiban, Kantor Bupati Lampung Timur, Sukadana pada rabu (19/6).

“Setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Juni yang lalu, saya dan ibu Nunik segera bekerja dan bekerja untuk mewujudkan program-program pembangunan yang telah disusun dengan Visi mewujudkan “Rakyat Lampung Berjaya” Visi tersebut dimaksudkan agar Lampung dalam kondisi aman, masyarakat yang berbudaya, maju dan berdaya saing, serta sejahtera. Insyaallah secepatnya saya akan berkunjung ke 15 kabupaten kota untuk bersinergi membangun Provinsi ini,” ujarnya.

Arinal menyampaikan kepada masyarakat Lampung Timur bahwa dengan terpilihnya Chusnunia menjadi Wakil Gubernur Lampung, bukan berarti meninggalkan hatinya untuk Lampung Timur namun justru akan lebih memajukan Lampung Timur dan menjanjikan Lampung Timur lebih di kenal lagi di Provinsi Lampung bahkan di Indonesia.

“Selama 5 Tahun kedepan saya bersama bu Nunik mengemban amanat selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. Kami meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, khususnya Masyarakat Lampung Timur, agar mampu bekerja untuk kesejahteraan masyarakat Lampung. Jangan sampai Pemerintah Provinsi tidak tahu yang rakyat mau, jelasnya”.

Untuk mencapai visi tersebut, maka terdapat 6 (enam) misi yang akan dilaksanakan oleh Arinal dan Nunik yaitu menciptakan kehidupan yang religius (agamis), berbudaya, aman dan damai. Mewujudkan “good governance” untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik.

Mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan kaum difabel. Mengembangkan infrastruktur guna meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah. Membangun kekuatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan wilayah perdesaan yang seimbang dengan wilayah perkotaan. Serta Mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama.

Dalam sambutannya, Wakil Gubenur Lampung Chusnunia menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Lampung Timur yang selama ini telah membantu kepemimpinannya dalam membangun Lampung Timur.

“Terimakasih kepada seluruh masyarakat Lampung Timur, yang selama 3,5 tahun ini memberikan support dan dukungan penuh kepada saya dalam memajukan kabupaten ini. Ini bukan perpisahan karena dimana pun saya berada Lampung Timur tetap di hati saya,”ujarnya.

Nunik menyampaikan bahwa selama kurun waktu 3,5 tahun bersama dalam suka dan duka bersama Wakil Bupati Lampung Timur bekerja sama menjadi partner dan saudara, selalu kompak bersama membangun Lampung Timur.

“Saya hanya ingin diantar karena selamanya ingin bergandeng tangan dengan masyarakat kabupaten Lampung Timur. Dengan menjadi Wakil Gubernur Lampung saya akan terus memerjuangkan Lampung Timur di Provinsi Lampung,” tambahnya.

Sementara Plt. Bupati Lampung Timur, Zaiful Bukhori atas nama pemerintah dan masyarakat Lampung Timur mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Gubenur dan Wakil Gubernur 2019-2024

“Kami Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mendokan agar selalu diberikan kesehatan dalam memimpin Provinsi Lampung 5 tahun kedepan dan mengucapkan terima kasih kepada ibu chusnunia yang telah banyak membangun kabupaten Lampung Timur selama kurun waktu 3 tahun ini membuat Lampung Timur semakin dikenal dan memiliki citra positif di tengah masyarakat,” ujar Zaiful.[*]

Sumber

KURMA, Kumpul Ramadhan Asyik Bersama dr Jihan Nurlela

Labuhan Ratu,(SN) – Puasa Ramadhan 1440H ternyata berbeda yang dirasakan oleh para kaum Milenial khususnya di kecamatan Labuhan Ratu Lampung Timur.

dr Jihan Nurlela calon DPD RI wilayah Lampung terpilih 2019, hadir di kecamatan Labuhan Ratu bersama kaum milenial Lampung Timur. Acara yang di gagas para kaula muda dari komunitas dan organisasi muda keagamaan NU tercipta saat itu, (30/5/2019).

Acara tersebut menyajikan acara, pemeriksaan kesehatan, Obral pakaian, pembagian Takzil, ngamen live akustik di sertai donasi pengumpulan dana yang akan di sumbangkan untuk Yatim Piatu.

Ketua pelaksana M Iqbal menjelaskan kegiatan tersebut bhakti sosial khususnya bagi para kaum milenial sembari menjelang berbuka puasa Ramadhan, dan memperlihatkan bahwa anak muda harus punya wawasan kegiatan positif.

Saat di wawancarai, dr Jihan Calon DPD RI terpilih ini mengungkapkan, bahwa lewat para kaum Milenial dia akan mesosialisaikan budaya Lampung lewat kegiatan positif.

“Kaum milenial jangan dianggap sebelah mata, lewat jalan seperti ini kita sosialisaikan berbagai budaya nantinya” paparnya.

“Disini mereka tak ada yang di bayar, lewat caranya nantinya saya akan ajak bersama memperjuangkan kemajuan budaya khususnya budaya yang ada di Lampung,” pungkasnya.(Kus&Isk)

Sumber

Setelah 20 Tahun, Akhirnya Lampung Timur Dapat WTP

Saibumi.com, Lampung Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim) meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setelah penantian selama 20 tahun terakhir.

Diketahui, Kabupaten Lamtim selama 20 tahun terakhir mengalami permasalahan dalam pengelolaan aset, sehingga predikat WTP tidak pernah didapat.

Apalagi di 2008 hingga 2011 Kabupaten Lamtim menyandang disclaimer, sehingga BPK tidak bisa memberikan opini dikarenakan keuangan Lamtim bermasalah dalam laporannya.

Di zaman kepemimpinan Bupati Chusnunia Chalim dan Wakil Bupati (Wabup) Zaiful Bokhori, yang bekerja keras berupaya membenahi laporan keuangan dan aset yang carut marut, hingga membuahkan hasil berkat kerja keras.

“Alhamdulillah, setelah 20 tahun akhirnya tercapai (WTP). Itu semua berkat kerja keras seluruh elemen pemda, sekda, inspektur, asisten, staf ahli, kepala dinas, kabag, kabid, kasi, jajaran yang telah kerja keras, berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan,” kata Bupati Lamtim, Chusnunia Chalim, Selasa, 28 Mei 2019.

Menurut Nunik, sapaan akrab Chusnunia, dengan diraihnya WTP ini diharapkan bermanfaat untuk Kabupaten Lamtim, serta memotivasi agar pengelolaan keuangan dan aset daerah dapat ditingkatkan lebih baik lagi.

“WTP ini tentunya juga support dari Wakil Bupati (Zaiful Bokhori). Paling utama adalah semoga bermanfaat untuk Lamtim,” harap Nunik, yang juga wakil gubernur Lampung terpilih 2019-2024.

Wabup Lamtim Zaiful Bokhari mengatakan, pada 2018 pemerintah bekerja ekstra agar mendapatkan predikat WTP dari BPK, untuk laporan keuangan 2018. Namun di tahun itu Lamtim hanya mendapatkan predikat wajar dengan pengecualian (WDP).

Pada tahun itu pula, BPK sudah melakukan pra audit terhadap keuangan Kabupaten Lamtim.

“Pemerintah sudah memberikan keterangan dan laporan keuangan sejelas-jelasnya. Saya telah mengintruksikan kepada seluruh SKPD untuk memberikan keseluruhan keterangan laporan keuangan kepada BPK. Hingga akhirnya WTP diraih pada 2019 ini,” kata dia.

Pejabat teras Lamtim yang mendampingi Chusnunia dalam penyerahan predikat WTP dari BPK, Syahrudin Putra, turut bahagia.

“Alhamdulillah, ini berkat kerja sama dan kebersamaan serta kerja keras segenap jajaran, sehingga Lamtim mendapat predikat WTP untuk pertama kalinya setelah 20 tahun,” ungkapnya. (SB-08)

Sumber

Pemkab Lamtim Gelar Pasar Murah di Pekalongan

SUKADANA (Lampost.co) — Pemkab Lampung Timur, Senin (20/5/2019) menggelar pasar murah di Desa Jojog, Kecamatan Pekalongan.

Wakil Bupati Lamtim Zaiful Bokhari menjelaskan pasar murah tersebut digelar untuk meredam kenaikan harga, guna membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. “Pasar murah ini juga untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok pada bulan suci Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri. Pada pasar murah kali ini kita membagikan 8.000 kupon untuk masyarakat pada setiap titik,” kata Zaiful.

Ditambahkan juga oleh Zaiful, pada pasar murah kali ini Pemkab Lamtim mengagendakan akan melaksanakan di enam titik yaitu di Kecamatan Labuhan Maringgai, Pekalongan, Jabung, Melinting, Gunung Pelindung dan Waway Karya.

“Pada 2019 ini kami menggelar enam kali pasar murah. Tapi kedepan diharapkan bisa ditambah supaya jangkauan dan layanannya lebih banyak lagi. Namun semuanya juga tentu disesuaikan dengan keuangan daerah,” tambah Zaiful.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lampung Timur Rosdi menjelaskan pada pasar murah itu disiapkan berbagai kebutuhan diantaranya biskuit kaleng, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, mentega, susu kental manis dan beberapa jenis minuman lainnya. “Semua harga berbagai bahan makanan ini semuanya dibawah harga pasar,” kata Rosdi.

Sumber