Wakil Gubernur Chusnunia dan Bupati Dewi Handajani Hadiri Peringatan Hari Santri di Tanggamus

ejamo.com, Tanggamus – PCNU Kabupaten Tanggamus menggelar Pengajian Akbar di Lapangan Pekon Lansbaw, Kecamatan Gisting, Minggu (27/10/19). Ini diadakan untuk memeriahkan Hari Santri.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Chusnunia Chalim, Bupati Tanggamus Dewi Handajani,
Ketua PWNU Provinsi Lampung KH. Moh. Mukri, KH. Marzuki Amin, KH. Rois, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan,
Forkopimda Tanggamus, anggota DPRD Provinsi Lampung Ajuwansyah, sejumlah anggota DPRD Tanggamus, Ketua PCNU Tanggamus Amirudin Harun, Ketua Muslimat NU, Ketua Fatayat NU, Ketua GP Ansor, Ketua Dekranasda, PD Muhammadiyah, camat dan Uspika Kecamatan Gisting, serta sejumlah ormas Islam se Kabupaten Tanggamus.

Dalam laporannya Ketua PCNU KH. Amirudin Harun mengatakan sebelumnya peran santri telah diakui negara melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Penetapan Tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Tahun ini santri kembali mendapat penguatan negara melalui pengesahan Undang Undang Pesantren.

“Diharapkan melalui UU ini, santri dan pendidikan pesantren dapat meningkatkan peran dan kontribusinya dalam pembangunan bangsa dan negara melalui fungsi pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Selanjutnya Bupati, dalam sambutannya menyampaikan saat ini santri juga hidup ditengah dunia digital yang tidak bisa dihindari.

Internet dapat menghubungkan manusia dalam dunia maya.

Internet telah digunakan untuk menyebarkan pesan pesan kebaikan dan dakwah Islam, serta mereduksi penggunaan yang tidak sejalan dengan upaya untuk menjaga agama, jiwa, nalar, harta, keluarga dan martabat seseorang.

“Dengan hari santri kita berharap santri sebagai penjaga perdamaian dunia, yang tidak suka menyebarkan hoax dan kebencian, karena sejatinya santri itu masyarakat yang cinta damai. Santri akan menjadi generasi muda yang tangguh, penerus masa depan, dan harapan bangsa Indonesia,” kata Bupati

Sementara Wagub Chusnunia dalam sambutannya mengajak dengan peringatan hari santri menjadikan santri lebih semangat lagi untuk memperjuangkan bangsa Indonesia agar lebih maju.

“Sebelum semua sekolah umum di bangun di negara ini, pondok pesantrenlah yang pertama mendidik anak bangsa ini. Jadi harapan kita, para santri menjadi santri yang berbakti kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Wagub.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pengajian yang diisi dengan tausiah oleh KH. Manarul Hidayat.

Ia mengajak umat muslim untuk bersatu dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demikian rilis Diskominfo Tanggamus. []

Sumber

Kesehatan Calon Jemaah Haji Lampung Terus Diperhatikan

Bandar Lampung (Lampost.co): Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI Eka Jusuf Singka mengapresiasi tingginya komitmen Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim dalam memperhatikan kesehatan calon jemaah haji. Hal itu diungkapkan Eka Jusuf Singka dalam Seminar Nasional dan Workshop Kesehatan Haji, yang dibuka Wakil Gubernur Chusnunia Chalim, di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Minggu, 20 Oktober 2019.

“Lampung menjadi salah satu dari tiga Provinsi di Indonesia yang memiliki komitmen kuat dalam persoalan kesehatan haji. Saya berkeliling kota untuk menghadiri seminar-seminar seperti ini dan alhamdulillah saya baru kali ini bertemu dengan Wakil Gubernur di Provinsi Lampung ini. Memang yang sangat kuat komitmennya dalam hal ini Jakarta, Sulawesi Selatan dan Lampung, saya tidak bisa berkata apa-apa selain mengucapkan alhamdulillah dan bersyukur atas komitmen ini,” ujar Eka Jusuf Singka

Ia mengatakan baha dengan komitmen tersebut, Istithaah Kesehatan Haji dapat terus berjalan dengan lancar. Mengingat jemaah haji Indonesia banyak yang sudah tua dan sakit, maka harus terus dikawal. Kepentingan utama adalah kepentingan kepada jamaah yakni para tamu Allah. Mudah-mudahan apa yang di jalani hari ini memiliki nilai ibadah

Sementara itu Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim mengatakan peran petugas sangat penting untuk jemaah haji. Di tengah beragam persoalan seperti jemaah haji yang tidak semuanya dalam kondisi fisik yang baik seperti munculnya kelelahan dan peserta haji yang sudah tua. Keberadaan petugas kesehatan haji sangat penting untuk menjadi pendamping para jemaah haji.

“Saya meyakini pahala para petugas haji ini berlipat ganda luar biasa, karena mengurusi kesehatannya tamu-tamu Allah. Orang-orang istimewa ini (Jemaah Haji) didampingi oleh kita yang bertugas sebagai petugas kesehatan jemaah haji, ini suatu kesempatan yang luar biasa,” katanya.

Pemerintah Provinsi Lampung dibawah komando Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi juga berkomitmen terhadap kesehatan jemaah haji.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui jajaran Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota juga telah mendukung pelaksanaan Istithaah Kesehatan Haji dengan memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan terhadap jemaah haji baik sebelum berangkat, saat dalam perjalanan, saat di Arab Saudi dan saat dalam perjalanan kembali ke Indonesia.

“Komitmen Bapak Gubernur semangatnya luar biasa, beliau sangat peduli terhadap apa yang menjadi kepentingan masyarakat termasuk dalam hal kesehatan jemaah haji,” ujarnya.

Nunik berpesan kepada para calon petugas kesehatan haji Indonesia Provinsi Lampung untuk dapat melaksanakan tugas-tugas melayani tamu Allah dengan sebaik-baiknya sehinggga proses pembinaan, pelayanan dan perlindungan terhadap jemaah haji Indonesia berlangsung dengan baik.
“Niatkan ikhlas benar-benar mendampingi jemaah, diniatkan untuk mencari keberkahan dari Allah SWT. Jika sudah menjadi petugas, benar-benar totalitas dan semoga terus memberikan yang terbaik untuk jamaah, khususnya dari Lampung,” katanya

EDITOR
Setiaji Bintang Pamungkas
Sumber

Wagub Chusnunia Hadiri Pengajian di Pekon Rantau Tijang

Newslampungterkini.com, Tanggamus – Ratusan masyarakat muslim dan MWC NU Pugung antusias memadati Lapangan Pekon Rantau Tijang, Pugung, Tanggamus untuk menyambut kehadiran Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dalam acara pengajian Akbar dan santunan anak yatim piatu memperingati tahun baru Islam 1441 H. Sabtu (14/9/2019)

Dalam sambutan, Wakil Gubernur Lampung, Nunik menjelaskan kegiatan ini selain bertujuan untuk menyambung tali silaturahmi juga untuk mempertebal keimanan dan ketaqwaan serta memperbanyak amal ibadah serta mengajak masyarakat pugung agar lebih bersyukur dalam menerima nikmat dari Allah SWT.

“Sebagai hamba Allah yang penuh dengan kelemahan, maka sudah sepatutnya kita mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT, atas segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Mudah-mudahan kita yang hadir pada hari ini, merupakan bagian dari orang-orang yang pandai bersyukur kepada Allah SWT. Selain itu dari beberapa program–program pembangunan yang telah kita laksanakan selama ini sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Lampung,” Ucapnya.

Pemprov Lampung berharap, pelaksanaan pengajian ini dapat berdampak baik untuk umat Islam, khususnya yang berada di Kecamatan Pugung. Sehingga masyarakat semakin dapat menjaga keutuhan dan kerukunan umat, serta dapat terhindar dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh agama.

Chusnunia juga menyampaikan, bahwa Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan dirinya berharap dukungan dari masyarakat Tanggamus, khususnya masyarakat Kecamatan Pugung dalam mewujudkan visi Pemerintah Provinsi Lampung yaitu Rakyat Lampung Berjaya dengan misi menciptakan kehidupan religius, berbudaya, aman dan damai.

“Pemprov Lampung menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Tanggamus untuk lebih semangat dan penuh kehikmatan memperingati Tahun Baru Islam sebagai momentum dalam memperbaiki diri pada masa-masa yang akan datang. Karena jika kemajuan pembangunan yang dilaksanakan jika tidak diimbangi oleh upaya pembentukan karakter manusia yang dilandasi oleh nilai moral dan keagamaan, maka semua kemajuan tersebut tidak akan pernah mampu mencapai derajat kemajuan yang hakiki,” pungkasnya.

Sementara, Wakil Bupati Tanggamus, AM Syafi’i berpesan kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk dapat bersama-sama bergotong royong dalam memajukan Provinsi Lampung, Khususnya Kabupaten Taggamus

“Jaga kekompakkan dan selalu bergandengan tangan, karena kebersamaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kabupaten yang Aman, Maju, Sejahtera, Agamis dan Bermartabat,” harapnya.

Sumber

Lepas Peserta Silatnas, Wagub Nunik Titip Doa Kejayaan Lampung

Saibumi.com, Bandar Lampung – Lepas peserta Silaturahmi Nasional (Silatnas) Bu Nyai Nusantara, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim atau Nunik titipkan doa demi kejayaan serta kesejahteraan Lampung di masa mendatang.

Nunik juga turut mengharapkan dukungan dan doa peserta Silatnas terhadap kepemimpinannya bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam memimpin Provinsi Lampung.

“Saya minta doanya kepada ibu-ibu sekalian agar saya bersama Pak Arinal dalam memimpin Lampung diberikan kemampuan untuk memberi yang terbaik serta mensukseskan segala program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujar Nunik ungkapnya di Rumah Dinas Wakil Gubernur Lampung, Kamis, 11 Juli 2019.

Nunik turut mendoakan seluruh peserta tiba di tujuan dengan selamat dan dapat mengikuti acara dengan lancar.

“Semoga Lampung dapat kecipratan berkah dan hidayahnya,” guraunya.

Selanjutnya, Malikhah Sa’adah selaku Ketua Koordinator Silatnas Lampung menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Wagub Nunik atas segala bantuan serta dukungannya dalam berbagai hal kegiatan.

“Insya Allah kami semua berusaha semaksimal mungkin melalui kesempatan Silatnas ini untuk menjadikan Lampung yang sholeh dan sholehah kedepannya,” tuturnya.

Sebagai informasi, Silatnas yang akan digelar di Hotel Fairfield by Marriott Surabaya pada 13-14 Juli 2019 mendatang, selain menjadi wadah jalinan silaturahim antar Ibu Nyai dari berbagai pesantren, acara Silatnas Ibu Nyai Nusantara 2019 ini juga diisi dengan diskusi kebangsaan bertajuk “Bu Nyai & Reaktualisasi Islam Kebangsaan”, serta berbagai panel forum group discussion dengan topik-topik yang terkini seputar isu perempuan, agama, dan kebangsaan, yaitu, Respon pesantren terhadap fenomena Hijrah Style, Pemberdayaan Ekonomi Pesantren, Gerakan Ayo Ngaji & Santri Mengajar, dan Deradikalisasi dalam keluarga, serta deklarasi gerakan Ayo Ngaji Kitab.(*)

Sumber

Lepas Peserta Silatnas, Wagub Nunik Titip Doa Kejayaan Lampung

Saibumi.com, Bandar Lampung – Lepas peserta Silaturahmi Nasional (Silatnas) Bu Nyai Nusantara, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim atau Nunik titipkan doa demi kejayaan serta kesejahteraan Lampung di masa mendatang.

Nunik juga turut mengharapkan dukungan dan doa peserta Silatnas terhadap kepemimpinannya bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam memimpin Provinsi Lampung.

“Saya minta doanya kepada ibu-ibu sekalian agar saya bersama Pak Arinal dalam memimpin Lampung diberikan kemampuan untuk memberi yang terbaik serta mensukseskan segala program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujar Nunik ungkapnya di Rumah Dinas Wakil Gubernur Lampung, Kamis, 11 Juli 2019.

Nunik turut mendoakan seluruh peserta tiba di tujuan dengan selamat dan dapat mengikuti acara dengan lancar.

“Semoga Lampung dapat kecipratan berkah dan hidayahnya,” guraunya.

Selanjutnya, Malikhah Sa’adah selaku Ketua Koordinator Silatnas Lampung menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Wagub Nunik atas segala bantuan serta dukungannya dalam berbagai hal kegiatan.

“Insya Allah kami semua berusaha semaksimal mungkin melalui kesempatan Silatnas ini untuk menjadikan Lampung yang sholeh dan sholehah kedepannya,” tuturnya.

Sebagai informasi, Silatnas yang akan digelar di Hotel Fairfield by Marriott Surabaya pada 13-14 Juli 2019 mendatang, selain menjadi wadah jalinan silaturahim antar Ibu Nyai dari berbagai pesantren, acara Silatnas Ibu Nyai Nusantara 2019 ini juga diisi dengan diskusi kebangsaan bertajuk “Bu Nyai & Reaktualisasi Islam Kebangsaan”, serta berbagai panel forum group discussion dengan topik-topik yang terkini seputar isu perempuan, agama, dan kebangsaan, yaitu, Respon pesantren terhadap fenomena Hijrah Style, Pemberdayaan Ekonomi Pesantren, Gerakan Ayo Ngaji & Santri Mengajar, dan Deradikalisasi dalam keluarga, serta deklarasi gerakan Ayo Ngaji Kitab.(*)

Sumber

Bukber Bersama, ini Pesan Nunik Kepada KaUPTD Puskesmas

Bandar Lampung,(SN)- Bupati Lampung Timur Hj. Chusnunia Chalim sampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Kepala UPTD Puskesmas se-Kabupaten Lampung Timur atas kerjasamanya dalam menghadapi persoalan yang di hadapi selama dia menjabat sebagai Bupati di kabupaten Lampung Timur.

Acara buka bersama dan dialog antara instansi Kesehatan tersebut di gelar di Rumah Kayu Bandar Lampung, Sabtu (25/5/2019).

Chusnunia menyampaikan banyak hal selama kepemimpinanya, ucapan bangga di sampaikanya kepada yang hadir, karena bisa bersama dengan orang-orang hebat yang selalu mendukungnya dalam membangun Lampung Timur.

“Selama tiga setengah tahun bersama pejuang-pejuang kesehatan tangguh di Lampung Timur dengan segala kelebihan kekurangan, persoalan dan tantangan di Lampung Timur, namun di balik itu semua Lampung Timur juga memiliki banyak prestasinya dan itu semua juga berkat kerja bapak ibu semuanya” katanya dalam sambutanya.

Chusnunia berpesan untuk selalu mendukung siapapun pemimpin di Lampung Timur selanjutnya, karena semuanya itu demi kemajuan dan kebaikan Kabupaten Lampung Timur itu sendiri.

“Mohon maaf jika ada yang kurang selama saya bersama bapak ibu, saya harus mengakui masih banyak pengalaman yang belum saya alami. Siapapun pemimpinnya, dukunglah semaksimal mungkin, baik itu bertugas sebagai kepala Puskes, atau bertugas sebagai orang yang memiliki jabatan ataupun tidak, apapun itu berikan yang terbaik, karena semua itu untuk Lampung Timur, itu pesan saya” tambahnya.(@nd)

Sumber

Pemuda OPPM & FPKM Banjarejo Batanghari, Gelar Program Sahur On The Road

LAMPUNG1.COM, Pemuda Desa Banjarejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, yang dimotori oleh organisasi Pemuda OPPM dan FPKM, menggelar Program Sahur On The Road, pada Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah.

Juru Bicara Organisasi Pemuda OPPM, Roni, pada Minggu (19/5), menjelaskan bahwa kegiatan sosial Sahur On The Road ini, digelar oleh rekan-rekan pemuda, dengan cara membagikan menu sahur bagi warga masyarakat yang beraktivitas di jalan raya, dan para warga yang menunggu pasien di rumah sakit.

Program Sahur On The Road ini, bisa terselenggara berkat adanya dukungan serta partisipasi dari para pemuda dan warga masyarakat di Desa Banjarejo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur.

“Kami berharap kegiatan Sahur On The Road ini, bisa bermanfaat, serta menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua, di bulan suci ramadhan ini”, ujar Roni. (Eko Arif)

Sumber

Puluhan Seniman Lamtim Gelar ‘Ngabuburit Asyik’

Saibumi.com, Lampung Timur – Puluhan seniman menggelar kegiatan ‘Ngabuburit Asyik’ sesi kedua, di depan monumen Pahlawan Kolonel Arifin, Pasar Sukadana, Sukadana, Lampung Timur (Lamtim), Sabtu, 18 Mei 2019.

Kegiatan yang dimotori Paguyuban Seniman Muda (PSM), Ikatan Wartawan Online (IWO), TP PKK, Disperindag, Dispar dan GGA Lamtim tersebut menarik perhatian khalayak, terutama kaum milenial.

Sebab, selain digebrak dengan penampilan atraktif grup-grup band, juga berbagi takjil gratis, santunan anak yatim, wisata kuliner dan lain-lain.

Hadir Wakil Bupati Lamtim Zaiful Bukhori, Kadis Perindag Rosdi, Camat Sukadana Mursyid, kepala desa Pasar Sukadana diwakili Sekdes Sarbingun, Ketua PSM Bambang Ariadi, Ketua IWO Lamtim Edi Arsadad, para muli mekhanai, serta tamu undangan.

Menurut Ketua Pelaksana Bambang Ariadi, setiap tahun di bulan Ramadhan, PSM selalu menyelenggarakan kegiatan ‘Ngabuburit Asyik’.

“Tahun lalu Kita selenggarakan di Pelataran Pemda Lampung Timur. Kali ini di Pasar Sukadana, tepatnya di bawah Monumen Pahlawan kebanggaan Masyarakat Lamtim Kolonel Arifin. Tujuannya, agar jiwa patriotisme dan semangat perjuangan dapat kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari” ujarnya.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Wakil Bupati Zaiful Bukhori, camat, kepala desa, Disperindag, Dinas Pariwisata, IWO dan seluruh elemen yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” imbuh Bambang. (SB-08)

Sumber

Serba serbi Ramadan di Lampung Timur

Sukadana, Lampung Timur (ANTARA) – Tahun 2019 Masehi atau 1440 Hijriah, pelaksanaan ibadah puasa Ramadan jatuh pada Senin (6/5). Pemerintah melalui Kementerian Agama RI bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), DPR dan sejumlah ormas Islam sepakat puasa Ramadan dilaksanakan mulai Senin, 6 Mei 2019.

Umat muslim di Indonesia menyambut bulan suci Ramadan dengan riang gembira, mengingat di bulan ini semua pahala dilipatgandakan.

Menjelang Ramadan, masyarakat muslim di Indonesia punya banyak tradisi, seperti tradisi menziarahi makam aggota keluarga yang telah meninggal dunia.Ada pula tradisi Punggahan (selamatan mengawali puasa).

Punggahan adalah saling berkirim makanan kepada anggota keluarga dan tetangga dan malamnya diadakan selamatan dengan mengumpulkan tetangga untuk berdoa menyambut Ramadan dan diakhiri dengan makan bersama.

Warga muslim juga mengirim makanan pada malam pertama Salat Tarawih ke masjid-masjid atau musala. Makanan-makanan itu kemudian dibagikan oleh pengurus masjid kepada anak-anak dan jemaah atau dimakan bersama-sama sesudah Salat Tarawih.

Tradisi-tradisi tersebut juga dilaksanakan warga di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Surahman bersama keluarga dan kerabatnya dari Desa Margasari, Kabupaten Lampung Timur melakukan ziarah kubur ke makam anggota keluarganya pada Jumat (3/5) kemarin.

Dia mengatakan ziarah ke makam untuk mendoakan mertuanya yang telah meninggal tahun lalu. Selain itu, mendoakan pula anggota keluarga yang lainnya dan segenap ahli kubur umat muslim.

Surahman mengatakan tradisi ziarah kubur setiap menjelang puasa Ramadan selalu dilakukannya bersama keluarga.

Kartini, ibu rumah tangga di Desa Margasari mengatakan pada malam pertama Salat Tarawih dengan berkirim makanan ke musala di tempat tinggalnya.

“Iya, kemarin juga mengirim makanan ke musala di sini,” kata Kartini.

Umi, ibu rumah tangga di Desa Muara Gading Mas menyebut tradisi berkirim makanan pada malam pertama Salat Tarawih ke masjid sebagai “takiran”.

Umi mengungkapkan banyak keluarga di kampungnya pada malam pertama Salat Tarawih membuat makanan untuk dikirim ke masjid.

Bagi anak-anak di Kabupaten Lampung Timur, bulan Ramadan adalah saat yang istiwewa.

Setiap bulan Ramadhan tiba, banyak anak-anak di sini menyambutnya dengan bermain petasan.

Sudah umum, selepas berbuka dan Salat Magrib, banyak ditemui anak-anak yang bermain petasan.

Seusai Salat Tarawih atau sesudah Salat Subuh, banyak pula anak-anak dan remaja yang ke luar rumah untuk bermain petasan atau kembang api.

Aneka tradisi tersebut hanya bisa ditemukan pada setiap bulan Ramadan.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Lampung Timur Latiful Mufti mengatakan berkirim makanan sebelum puasa Ramadan telah dilakukan turun temurun oleh luluhur kita dan hal itu merupakan warisan dari orang tua atau pendahulu yang baik.

“Berkirim makanan itu baik, tidak bertentangan dengan syariat Islam, apalagi ini di bulan Ramadan, semua pahala akan dilipatgandakan, perbanyaklah bersedekah,” ujar Latiful.

Menurut Latiful, pada bulan Ramadhan ini umat malah dianjurkan terus memperbanyak kebajikan dan meningkatkan amal ibadah.

“Perbanyak membaca Alquran,” ujarnya pula.

Umat diminta menghindari perbuatan tercela seperti mengumpat, menggunjing, dan menjauhi membuat ujaran kebencian terutama di media sosial.

“Kita di medsos harus hati-hati, jangan sampai kita kehilangan pahala ibadah puasa kita, terutama di medsos, jauhi ‘share-share’ atau menyebarkan berita hoaks,” katanya pula.

Sumber

Wakil Bupati Lampung Timur : “Selama Ramadhan, Tempat Hiburan Malam Harus Ditutup”

LAMPUNG1.COM, Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur, sepakat untuk menutup sementara kawasan atau tempat hiburan malam, selama Bulan Suci Ramadhan ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, pada Senin (6/5).

“Kita sudah koordinasikan dengan pihak Perizinan, untuk menutup seluruh tempat hiburan malam, di Kabupaten Lampung Timur, selama bulan puasa ini”, tegasnya.

Pemerintah Daerah akan melibatkan Polri, TNI dan Kejaksaan, untuk bersama-sama, memberikan jaminan kenyamanan dan keamanan beribadah puasa bagi seluruh umat Muslim di Kabupaten Lampung Timur.

“Seluruh Pengelola kawasan dan tempat hiburan malam, harus memahami dan menghormati Umat Muslim saat menjalankan ibadahnya di Bulan Ramadhan ini”, tambahnya. (Eko Arif)

Sumber