Pemotor tewas tabrakan

Lampung Timur (Antaranews Lampung) – Seorang pengendara motor tewas akibat bertabrakan dengan sebuah kendaraan minibus di Jalan lintas Pantai Timur wilayah Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro saat, dikonfirmasi, Senin membenarkan kejadian tersebut.

“Iya betul ada laka lantas namun bukan pemudik, itu penumpang biasa,” kata kapolres lewat pesan whatsappnya.

Kapolres menjelaskan pengemudi minibus jenis APV dari arah Palembang, Sumatera Selatan melaju ke arah Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan bersimpangan dengan pengendara motor dari arah sebaliknya dan kemudian keduanya bertabrakan.

“Dari keterangan sopir karena mengantuk maka terjadi laka lantas itu,” kata AKBP Taufan lagi.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi sepeda motor yang diketahui warga Kabupaten Lampung Timur meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Sementara sopir minibus sudah ditangani oleh Polres Lampung Timur, ujar kapolres lagi.

Sumber

Kondisi jalinpantim layak dilintasi pemudik

Lampung Timur (Antaranews Lampung) – Ruas Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) wilayah Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur, Lampung pada Lebaran 2018 kondisinya cukup baik untuk dilintasi kendaraan pemudik.

Berdasarkan pantauan, Minggu, menunjukkan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Kota Sukadana, Lampung Timur melalui ruas Jalinpantim wilayah dua kabupaten menunjukan kondisi jalannya baik, kendati masih didapati ruas jalan yang beraspal tambal sulam tidak rata.

Secara umum tidak begitu membahayakan pengendara kendaraan baik itu roda dua dan empat.

Meskipun demikian di ruas jalan yang beraspal tambal sulam perlu tetap diwaspadai.

Pantauan di jalur ini juga diketahui sudah banyak dilewati kendaraan para pemudik terutama roda empat. Sementara roda dua masih terbilang sedikit.

Kendaraan roda empat dengan kode wilayah seperti B (Jakarta) menuju sejumlah daerah di Pulau Sumatera terlihat banyak melalui jalan ini.

Begitu pula kendaraan dengan kode wilayah Sumatera di antaranya BG (Palembang), BE (Lampung), BM (Riau) dan BK (Sumatera Utara) pun banyak melintas menuju Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni.

Sebelumnya, Polres Lampung Selatan menyatakan telah mengamankan penuh Jalan Lintas Tengah dan Lintas Timur yang merupakan jalur arus mudik dan arus balik di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami sudah mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di sepanjang Jalan Lintas Tengah dan Lintas Timur Sumatera wilayah Lampung Selatan. Untuk personel di pos pengamanan itu, juga melibatkan anggota Brimob dari Polda Lampung demi mengamankan jalur mudik tersebut,” kata Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan.

Begitu pula di Pelabuhan Bakauheni, melalui Pos Polisi Terpadu ditempatkan pula sejumlah personel di dermaga dan pintu keluar penumpang pejalan kaki dan kendaraan.

Menurut dia, jumlah personel yang dilibatkan Polres Lampung Selatan sebanyak 1.151 orang terdiri dari unsur Polri, TNI dan pemerintah daerah, sedang jumlah pos yang didirikan mencapai 16 titik.

Sumber

Mudik? Jalan Lintas Timur Lampung cukup baik

Lampung Timur (Antaranews Lampung) – Ruas Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) wilayah Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur, Lampung pada Lebaran 2018 ini kondisinya cukup baik untuk dilintasi kendaraan pemudik.

Berdasarkan pantauan, Minggu, menunjukkan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Kota Sukadana, Lampung Timur melalui ruas Jalinpantim wilayah dua kabupaten menunjukan kondisi jalannya baik, kendati masih didapati ruas jalan yang beraspal tambal sulam tidak rata.

Secara umum tidak begitu membahayakan pengendara kendaraan baik itu roda dua dan empat.

Meskipun demikian di ruas jalan yang beraspal tambal sulam perlu tetap diwaspadai.

Pantauan di jalur ini juga diketahui sudah banyak dilewati kendaraan para pemudik terutama roda empat. Sementara roda dua masih terbilang sedikit.

Kendaraan roda empat dengan kode wilayah seperti B (Jakarta) menuju sejumlah daerah di Pulau Sumatera terlihat banyak melalui jalan ini.

Begitu pula kendaraan dengan kode wilayah Sumatera diantaranya BG (Palembang), BE (Lampung), BM (Riau) dan BK (Sumatera Utara) pun banyak melintas menuju Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni.

Sebelumnya, Polres Lampung Selatan menyatakan telah mengamankan penuh Jalan Lintas Tengah dan Lintas Timur yang merupakan jalur arus mudik dan arus balik di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

“Kita sudah mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di sepanjang Jalan Lintas Tengah dan Lintas Timur Sumatera wilayah Lampung Selatan. Untuk personel di pos pengamanan itu, juga melibatkan anggota Brimob dari Polda Lampung demi mengamankan jalur mudik tersebut,” kata Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan.

Begitu pula di Pelabuhan Bakauheni, melalui Pos Polisi Terpadu ditempatkan pula sejumlah personel di dermaga dan pintu keluar penumpang pejalan kaki dan kendaraan.

Menurut dia, jumlah personel yang dilibatkan Polres Lampung Selatan sebanyak 1.151 orang terdiri dari unsur Polri, TNI dan pemerintah daerah, sedang jumlah pos yang didirikan mencapai 16 titik.

Sumber

Arus mudik- Ratusan aparat amankan Jalinpatim Lampung

Bakauheni, Lampung Selatan, (Antaranews Lampung) – Sebanyak 629 personel gabungan disiagakan di Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung guna mengamankan pelaksanaan arus mudik dan balik pada lebaran 2018, terutama di jalan lintas pantai timur (Jalinpatim).

“629 personel itu gabungan. Unsur polisi yang terseprin itu 159 namun secara keseluruhan kita libatkan semua. Unsur gabungannya itu dari polisi, TNI, senkom, pramuka, kemudian DLLAJ, dan ormas pendukung lainya,” kata Kapolres setempat, AKBP Taufan Dirgantoro. melalui teleponya di Lampung Timur, Jumat (8/6) malam.

Menurut kapolres, di ruas Jalan lintas Pantai Timur (Jalinpantim) Lampung Timur pihaknya mendirikan empat pos pengamanan, dua pos pelayanan didukung empat pos pantau untuk memberikan jaminan keamanan kepada pemudik.

Perwira menengah dengan dua melati di pundaknya ini juga mengatakan kondisi jalinpantim Lampung Timur secara umum baik tidak berlubang sehingga aman untuk dilewati.

Hanya satu titik ruas jalan yang menyempit di Kecamatan Labuhan Maringgai sehingga perlu hati-hati.

“Pesan untuk masyarakat tetap hati-hati di jalan dan in sya Allah jalan di Lampung Timur normal untuk dilewati, mudah-mudahan banyak yang lewat dan kami siap mengamankan,” katanya lagi.

Sebelumnya, polisi di Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung membantu Natali, seorang ibu hamil yang melahirkan bayinya dalam perjalanan di Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) kabupaten setempat.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro melalui teleponya di Lampung Timur, Jumat malam menjelaskan, Natalie adalah warga Desa Pematang Gadung, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan yang meminta pertolongan proses kelahiran anaknya kepada polisi di Pos Pengamanan (Pos Pam) Operasi Ketupat Polres Lampung Timur di Jalinpantim Desa Karya Makmur Kecamatan Labuhan Maringgai.

Suaminya sudah mencari bidan di Kecamatan Pasir Sakti mungkin karena malam kan sepi. Karena tidak ketemu, suami Natali berhenti di Pos Pam Desa Karya Makmur dan meminta tolong kepada polisi untuk dibantu mencarikan bidan karena istrinya mau melahirkan,” kata Kapolres.

Selanjutnya, kata Kapolres Taufan Dirgantoro belum sempat dicarikan bidan oleh anggotanya, Natalie terlebih dahulu melahirkan di dalam mobilnya.

“Anggota melihat Ntali sudah kesakitan dan akhirnya melahirkan di mobilnya, lalu oleh anggota dibawa ke bidan terdekat untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Kapolres menyebutkan kondisi Natalie sehat setelah melahirkan begitu pula bayinya.

“Anak yang dilahirkan laki-laki dan kondisi keduanya alhamdulilah sehat,” ujarnya.

Sumber

3.726 Guru dan Pengawas Sekolah di Lamtim Mulai Terima Pembayaran Dana Sertifikasi Pekan Ini

SUKADANA (Lampost.co) — Setelah ditunggu-tunggu beberapa bulan lamanya, 3.726 orang guru TK, SD, SMP dan pengawas sekolah di Kabupaten Lampung Timur akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya dana tunjangan profesi guru (TPG) dan pengawas sekolah untuk triwulan I/2018 direalisasikan pembayarannya mulai pekan ini.

Hanya saja realisasi pembayaran dana TPG dan pengawas sekolah untuk triwulan I/2018 tersebut terbagi dalam dua tahap. Tahap I pembayarannya direalisasikan mulai pekan ini untuk 2018 orang guru TK, SD dan SMP.

Kemudian pada tahap II untuk 1708 orang guru TK, SD, SMP dan pengawas sekolah pembayaran dana tersebut akan direalisasikan setelah Idul Fitri 2018.

Kasi Penghargaan Kesejahteraan dan Perlindungan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lamtim, Murtini, kepada Lampost.co, Kamis (7/6/2018) menjelaskan, realisasi pembayaran dana TPG dan pengawas sekolah di Lamtim untuk triwulan I 2018 memang mengalami keterlambatan.

Keterlambatan tersebut bukan merupakan kesengajaan dari pihak Pemkab Lamtim ataupun Disdikbud setempat, sebab keterlambatan itu terjadi karena masuknya transfer dana TPG dan pengawas sekolah dari pemerintah pusat ke kas Pemkab Lamtim juga mengalami keterlambatan.

Disamping itu, kata dia, proses verifikasi dan validasi ulang data guru dan pengawas calon penerima dana tunjangan profesi atau sertifikasi triwulan I/2018 juga memakan waktu yang tidak sebentar.

Sumber

Kampanye Arinal-Chusnunia dimeriahkan grup musik “Debu”

Lampung Timur (Antaranews Lampung) – Kelompok musik muslim “Debu” tampil menghibur ratusan warga Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung pada Ramadhan 2018 sekaligus memeriahkan pelaksanaan kampanye pasangan calon gubernur-wakil gubernur Lampung Arinal Djunaidi-Chusnunia.

Grup Musik Debu yang beranggota multiras ini tampil di tengah warga Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur, Selasa (5/6), dengan lagu pembuka yang dinyanyikan di lapangan Desa Mulyosari adalah “Lagi Mantab” oleh Shaykh Ali Mustafa.

Penampilan grup musik Debu ini adalah satu rangkaian acara kampanye pasangan calon nomor urut tiga, Arinal Djunaidi-Chusnunia yang mencalonkan diri pada Pilgub Lampung 2018.

Cawagub Lampung Chusnunia dalam orasinya menegaskan dirinya maju sebagai calon wakil gubernur Lampung karena ingin berbuat lebih banyak untuk masyarakat Lampung dan Lampung Timur.

Dia mengungkapkan telah berusaha berbuat banyak untuk Kabupaten Lampung Timur, di antaranya membangun pariwisata di kubangan galian tambang pasir dan kini banyak pengunjungnya.

Setelah lagu “Lagi Mantab”, Kumayl Mustafa Daood, vokalis Debu–kelompok musik bernapaskan Islam sufi mempersembahkan lagu perdananya berjudul “La illaha illallah”.

“Makna lagu-lagu ini meskipun kita berbeda-beda tapi kita adalah satu, kita nyanyikan lagu ini, ya bersama-sama,” kata Mustafa, pria kelahiran Oregon, Amerika Serikat ini mengajak bernyanyi warga Pasir Sakti yang didominasi oleh kaum muda dan ibu-ibu ini.

“La illaha illallah. Muhammadarasullullah, kita nyanyi bersama ya sambil tepuk tangan,” ajak Mustafa lagi.

Penampilan vokalis Debu ini mendapat respons yang baik dari warga Pasir Sakti dengan menyebut-nyebut namanya dan mengabadikan persembahan lagunya dengan kamera smartphone.

Sumber

Jelang Idul Fitri, Fatayat dan Ansor Batanghari Bagi Santunan

Dalam rangka amal di bulan suci Ramadhan 1439 H, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU dan GP Ansor Batanghari Kabupaten Lampung Timur, membagikan santunan kepada fakir miskin, Rabu (6 Juni 2018).

Ketua PAC GP Ansor Batanghari, Arif mengatakan panitia telah menyediakan 40 bingkisan yang akan dibagikan kepada fakir miskin yang tersebar di 17 desa Sekecamatan Batanghari.

“ini merupakan program gabungan dari Ansor dan Fatayat Batanghari, mudah-mudahan dengan program berbagi ini dapat meringankan beban masyarakat yang dalam keadaaan kurang sehingga dapat ikut merasakan kebahagiaan dalam menyongsong hari raya Idul Fitri,” pungkasnya.

Senada disampaikan Meilinda Anjarsari, Ketua PAC Fatayat NU Batanghari, di dalam rezeki seseorang, ada hak orang lain. Semakin banyak memberi akan semakin banyak menerima.

“ini merupakan program awal yang dilaksanakan secara bersama oleh Fatayat dan GP Ansor Batanghari, kedepannya kami berharap mampu melaksanakan program secara bersama-sama dengan terobosan baru sehingga akan terjalin kesinambungan antar Banom NU, jika kebersamaan selalu terjalin maka eksistensi generasi muda NU akan semakin kuat secara organisasi,” tutupnya.

Sumber

Dana Tukin di Lingkungan Pemkab Lamtim Cair, Ini Besarannya

SUKADANA (Lampost.co)–Besaran dana tambahan penghasailan atau yang kerap disebut dana tunjangan kenerja (Tukin) bagi PNS di lingkungan Pemkab Lamtim khususnya yang memegang jabatan ternyata cukup menggirukan. Pasalnya besaran dana tukin yang diterima para pejabat dari leval terendah hingga tertinggi di lingkungan Pemkab Lamtim tersebut mulai dari Rp1,25 juta hingga Rp37,5 juta.

Kepala Bagian Organisasi dan Tatalaksana (Ortala) Pemkab Lamtim, Joko, kepada lampost.co, Rabu (6/6/2018) menjelaskan, dana tambahan penghasilan atau sering disebut dana tukin merupakan tambahan penghasilan yang diberikan berdasarkan capaian kerja dari seorang PNS. Tukin tersebut diberikan kepada PNS mulai dari level, pejabat terendah hingga tertinggi (pejabat eselon II, III, IV). Kemudian besaran tukin yang diterima seorang PNS dimaksud tidak sama, dan yang membedakannya adalah level PNS itu sendiri apakah yang bersangkutan seorang staf, pejabat eselon IV, III atau II.

Untuk Kabupaten Lamtim sendiri, lanjut Joko, dana tukin tersebut diberikan berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Lamtim No.04 tahun 2018 tentang pedoman pemberian tambahan penghasilan PNS di lingkungan Pemkab Lamtim. “Jadi dasar pemberian dana tukin untuk para PNS di lingkungan Pemkab Lamtim itu adalah Perbup Lamtim No.04 tahun 2018,” kata Joko.
Kemudian meski tidak secara perinci Joko menyebutkan besaran dana tukin yang diterima pejabat untuk sejumlah jabatan eselon II, III dan IV seperti Sekkab besarnya sejumlah Rp37,5 juta/bulan, Asisten Setkab (Rp22 juta/bulan), Staf Ahli Bupati (Rp15 juta/bulan). Kemudian Kepala Inspektorat (Rp20 juta/bulan), Sekretaris DPRD (Rp15 juta/bulan), Kepala Dinas/Badan/Satuan Polisi Pamong Praja (Rp15 juta/bulan). Selanjutnya Kepala Bagian Protokol (Rp10 juta/bulan), Kepala Bagian (Rp7,5 juta/bulan), Camat (Rp7,5 juta/bulan), dan lain-lain.

Menurut Joko, pemberian dana tambahan penghasilan atau dana tukin bagi PNS di lingkungan Pemkab Lamtim tersebut mulai diterapkan sejak 2017. Kemudian diterapkan kembali pada 2018. Kemudian untuk 2018 baru dapat direalisasikan pembayarannya pada Juni 2018. Sehinga realisasi pembayarannya dengan cara dirapel atau dibayarkan sekaligus untuk Januari – April 2018.

Sumber

Nunik Tak Berikan Izin Penambangan Demi Rakyat

SUKADANA (Lampost.co)–Calon Wakil Gubernur Lampung Chusnunia (Nunik) meminta aparat turun awasi penambangan di Pasir Sakti, Lampung Timur untuk mencegah kerusakan lingkungan.Hal ini disampaikannya saat menunggu berbuka puasa bersama Debu Orkestra di Lapangan Mulyosari, Pasir Sakti, Lampung Timur, Selasa (5/6/2018).

Nunik mengatakan perpolitikan memberikan jalan silaturahmi untuk kita, sambungnya.”Mempertemukan saya dengan ibu-bapak semua yang baik hati,” ujarnya.

Ia menjelaskan alasannya mengikuti Pilgub 2018. “Kenapa saya ikut di pilgub, biar tidak salah paham. Itu bukan berarti saya tinggalkan Lampung Timur, sudah banyak jalan yang dibangun tetapi dananya masih kurang. Karena itu saya harus bergerak ke pusat dan provinsi. Tapi niatnya juga untuk membangun Lampung, yang di dalamnya ada Lampung Timur,” tuturnya.

Nunik juga mengecam pertambangan pasir yang merusak lingkungan. “Harus hati-hati mengizinkan pengusaha untuk kegiatan pertambangan pasir. Dua tahun saya menjadi pemimpin, saya belum pernah mengeluarkan rekomendasi untuk pertambangan pasir,” ucapnya.

Dia meminta aparat untuk bertindak tegas yang mengelabui rakyat. “Tolong aparat turun tangan, siapa yang ngapusi kualat, menghianati umat itu kualat. Karena yang sudah rusak harus diperbaiki dulu kecuali pertambanganya tidak merusak ya monggo (silakan),” ucapnya.

Sumber

Peringati HUT Bhayangkara Ke-72, Polres Lam-Tim Ajak Anak-Anak Dalami Ilmu Agama Lewat Perlombaan

Sukadana(Simaknews.com)-Memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangara Ke-72, Polres Lampung Timur Menggelar berbagai perlombaan diantaranya, Lomba Adzan, Lomba Tata Cara Sholat Subuh, dan Hafidz Cilik di Masjid Al Ikhlas Polres Lampung Timur, Senin (04/06/18).

Dalam pemaparanya, Wakapolres Lam-Tim, Kompol Suparman. S, menjelaskan bahwa kegiatan lomba ditujukan untuk memotivasi anak-anak agar berprestasi dalam aspek religiusnya.

” Kalau anak akhlaknya baik, pasti perilakunya juga baik. Sehingga diharapkan anak-anak yang terdidik dapat berbakti kepada orang tua, Bangsa dan Negara”, paparnya.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan positif ini bertujuan juga untuk membangkitkan semngat ukhuwah islamiyah di tubuh generasi Bangsa Indonesia, khususnya di lingkungan Polres Lampung Timur.(Tedy)

Sumber