Humas Pemkab Lamtim Pastikan Pernikahan Chusnunia-Erry

SUKADANA (Lampost.co)–Kepastian tentang pernikahan Bupati Lamtim Chusnunia Chalim, akhirnya terjawab. Kepala Bagian Humas Pemkab Lamtim, Mujianto, dihubungi lampost.co, via whatsApp, Jumat (18/1/2019) menjelaskan, Bupati Lamtim Chusnunia memang akan menikah dengan calon suaminya Erry Ayudhiansyah.

Adapun akad nikahnya, kata Mujianto, rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu (2/2/2019), pukul 8.00, di tanah kelahiran Chusnunia, Desa Karanganom, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lamtim.

Sementara untuk acara resepsi pernikahannya akan dilaksanakan sehari setelah akad nikah, yaitu pada Minggu (3/2/2019), di Gedung Balai Krakatau, Kemiling, Bandar Lampung.

Sementara sejumlah sumber di Pemkab Lamtim yang enggan disebutkan namanya mengatakan, calon suami Chusnunia, Erry Ayudiansyah, berprofesi sebagai advokat atau pengacara dari kantor Law Office Amir Syamsudin & Partners, berlokasi di Menara Sudirman 9th Floor, Jl. Jenderal Sudirman Kav 60, Jakarta.

Dalam rangka menjelang proses pernikahan tersebut kata sejumlah sumber tersebut, sudah dilakukan sesi foto freewedding beberapa waktu lalu di Swiss Bar, Swiss Belhotel Bandar Lampung.

Sumber

Disdukcapil Lampung Timur Bagikan E-KTP ke Rutan Sukadana

Saibumi.com, Bandar Lampung – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Timur melakukan rekaman terhadap puluhan narapidana Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sukadana.

Kadisdukcapil Lampung Timur Subandri melalui Kabid Administrasi Kependudukan Indra Gandi mengatakan, dinas menurunkan beberapa staf untuk melakukan perekaman di rutan.

Dia menyatakan, pada tahap pertama terdapat 38 narapidana direkam dan telah diberikan EKTP. Kemudian, pada tahap kedua dilakukan perekaman terhadap 54 narapidana.

Namun, EKTP belum dicetak karena harus menunggu giliran di dinas.
“Palingan satu atau dua hari ke depan akan kami berikan 54 EKTP ke rutan,” kata Indra Gandi kepada Saibumi.com, Sabtu 19 Januari 2019.

Selain itu, kata Indra Gandi, Disdukcapil Lampung Timur sudah mencetak 20 EKTP milik narapidana yang dahulu sudah rekaman. Pencetakan ulang ini dikarenakan EKTP milik narapidana ada yang hilang atau rusak.

“Kami mencetak ulang EKTP setelah koordinasi dengan kepala rutan. Kalau surat-surat tidak kami cetak,” ujarnya.

Menurutnya, Disdukcapil Lampung Timur melakukan perekaman terhadap seluruh narapidana di Rutan Sukadana berdasarkan surat edaran dari Kemenhum HAM dan Mendagri.

“Kami melakukan rekaman dan cetak EKTP bertahap karena harus bergantian dengan masyarakat yang lain,” ungkapnya. (SB-08)

Sumber

Bupati Chusnunia Perintahkan Fogging Semua Desa Terjangkit DBD

Kupastuntas.co, Lampung Timur – Sebagai respon cepat tanggap terhadap adanya kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) yang tersebar di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Lampung Timur, Chusnunia Chalim selaku Bupati Lampung Timur memerintahkan jajarannya dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur untuk melakukan fogging ke seluruh desa terjangkit DBD, Jum’at (11/01/2019).

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue. Virus ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang hidup di wilayah tropis dan subtropis.

Sejumlah gejala dari penyakit ini adalah demam, sakit kepala, kulit kemerahan yang tampak seperti campak, dan nyeri otot dan persendian. Pada sejumlah pasien, demam dengue dapat berubah menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam jiwa.

Yang pertama adalah demam berdarah, yang menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah, dan rendahnya tingkat trombosit darah. Yang kedua adalah sindrom renjat dengue, yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya.

Demam ini sendiri secara intensif telah ditangani di 8 desa yang ada di Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur. Adapun beberapa desa itu ialah, Desa Pasir Sakti, Mulyo Sari, Rejo Mulyo, Purworejo, dan Sumur Kucing. Dari desa-desa tersebut kasus paling banyak ada di Desa Pasir Sakti.

Menurut laporan yang ada di Puskesmas Pasir Sakti, pada bulan Sesember yang lalu diketahui terdapat 21 kasus terduga demam berdarah dengue, dan pada bulan januari sampai dengan saat ini sudah ada 17 kasus terduga DBD yang mana dari kasus itu 10 orang diantaranya dinyatakan positif terjangkit DBD.

Berkaca pada hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur dan jajaran puskesmas telah melakukan fogging ke seluruh desa terjangkit DBD. Selain itu dihimbau pula kepada masyarakat untuk pro aktif melakukan tahapan-tahapan pencegahan DBD di kediaman masing-masing seperti membersihkan bak mandi seminggu sekali, memperhatikan perabotan rumah tangga yang menampung air (vas bunga, dan lainnya), tidak menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, serta mengunakan lotion anti nyamuk atau kelambu. (Rls)

Sumber

Kapolres Lampung Timur : “Semoga Mbah Uripan Lebih Nyaman, Di Rumah Barunya”

LAMPUNG1.COM, Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro, didampingi Kapolsek Metro Kibang AKP Elita Karmila, dan Keluarga Bhayangkari, pada Kamis (10/1), menyerahkan secara resmi hasil Rumah yang telah dibedah, kepada Mbah Uripan.

Kapolres Lampung Timur berharap Mbah Uripan (70) dan adiknya Mbah Nyarni (65), warga Desa Kibang, Kecamatan Metro Kibang, bisa melanjutkan kehidupannya, dengan lebih nyaman, dirumah yang telah dibedah / perbaiki.

Kegiatan bedah rumah terhadap ke-2 warga berusia lanjut ini, merupakan bentuk perhatian dari Jajaran Kepolisian, Bhayangkari Polres Lampung Timur, Polsek Metro Kibang, Personil TNI, Pemerintah, serta warga masyarakat, yang peduli pada salah satu tokoh penggerak keberadaan hansip, di Kecamatan Metro Kibang, sejak tahun 1965.

“Semoga Mbah Uripan dan Mbah Nyarni, bisa melanjutkan kehidupan dimasa tuanya, dengan lebih baik dan nyaman”, ujar AKBP Taufan Dirgantoro.

Pihaknya juga berkomitmen untuk selalu mengajak seluruh jajarannya, agar senantiasa memiliki rasa empati dan kepedulian kepada warga masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya di sekitar tempatnya bertugas, di wilayah Kabupaten Lampung Timur. (Eko Arif)

Sumber

Polisi Bongkar Dugaan Prostitusi Pelajar di Lamtim

SUKADANA (Lampost.co)– Jajaran Polres Lampung Timur mengungkap dugaan kasus bisnis prostitusi anak di bawah umur berstatus pelajar di wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Taufan Dirgantoro, didampingi Kapolsek Raman Utara, Iptu Rahadi, Kamis (10/1/2019), menjelaskan para tersangka yang diamankan polisi karena dugaan kasus prostitusi tersebut, masing-masing berinisial PI (36) dan BA (21), warga Desa Ratna Daya, Kecamatan Raman Utara, yang diduga sebagai perantara atau mucikari.

Sedangkan para Korban dugaan Kasus Perdagangan dan Eksploitasi Seksual anak dibawah umur tersebut, antara lain Mw (16), Ml (16) dan Bg (15), bukan nama KTP, yang juga merupakan warga Kabupaten Lampung Timur.

Berdasarkan data pihak Kepolisian, para tersangka diduga melakukan perdagangan dan mempekerjakan tiga orang perempuan di bawah umur, berstatus pelajar kepada laki-laki hidung belang, untuk dijadikan pekerja seks Komersial (PSK) dengan imbalan sejumlah uang, sejak Desember 2018.

Setelah dilakukan proses penyelidikan, jajaran Tekab 308 Polsek Raman Utara, akhirnya dapat menangkap kedua tersangka berikut beberapa barang buktinya. Setelah ditangkap keduanya dibawa dan diamankan petugas untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Sumber

Polsek Pasirsakti Tangkap Pelaku Pencuri Motor

SUKADANA (Lampost.co)–Sehari usai beraksi, kawanan pencuri sepeda motor di halaman musala di Kabupaten Lampung Timur, dapat ditangkap polisi.

Kapolres Lampung Timur, AKBP Taufan Dirgantoro, melalui Kapolsek Pasirsakti, AKP Mulyadi Yakub, Kamis (10/1/2019), menjelaskan satu dari anggota kawanan pencuri motor tersebut berinisial ID (19) warga Desa Tebing, Kecamatan Melinting. Tersangka bersama komplotannya, diduga terlibat aksi pencurian sepeda motor Honda Beat, milik Rudiyanto (40), warga Kecamatan Pasirsakti.

Aksi kejahatan yang terjadi pada Rabu (9/1/2019), diduga diawali para tersangka dengan cara merusak kontak sepeda motor Honda Beat, yang ada di area musala. Kunci kontak tersebut dirusak menggunakan kunci letter T. Setelah berhasil sepeda motor itu langsung dibawa kabur.

Korban yang mengetahui sepeda motornya dibawa kabur pencuri, langsung melaporkannya ke Mapolsek Pasirsakti. Petugas segera bertindak melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil menangkap satu orang terduga pelaku yaitu ID, pada Kamis (10/1/2019).

Saat ini tersangka berikut barang bukti 1 unit motor Honda Beat milik korban, sudah dibawa ke Mapolsek Pasiraakti, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Sumber

Pekan Kedua Januari, 31 Warga Lamtim Terserang DBD

SUKADANA (Lampost.co)– Serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) terus meluas. Jika dalam kurun waktu Januari hingga Desember 2018 tercatat sudah 161 warga yang diserang penyakit DBD, maka pada pekan ke dua Januari 2019 jumlahnya bertambah lagi 31 orang lagi.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamtim, Syamsu Rizal, kepada Lampost.co, Kamis (10/1/2019) menjelaskan, jika sudah terserang dan lambat atau salah dalam penanganannya maka penyakit itu dapat mengancam jiwa penderitanya.

Penyakit DBD yang cepat menular dan meluas melalui gigitan nyamuk itu mulai menyerang warga pada musim hujan.

Karena serangan penyakit DBD yang terus meluas tandas Rizal, pihaknya kembali ingatkan warga untuk waspada. Langkah kewaspadaan tersebut misalnya dengan rajin melakukan pembrantasan sarang nyamuk (PSM) melalui kegiatan 3M plus yaitu menguras, menutup dan mengubur benda-benda yang memungkinkan bisa jadi sarang nyamuk.

Kemudian tambahan lagi atau plus dari 3M itu adalah, masing-masing warga berupaya memproteksi diri agar terhindar dari gigtan nyamuk aedes aegypti dengan menggunakan obat nyamuk atau cream pencegah gigitan nyamuk.Djoni

Sumber

Chusnunia Lantik Ratusan Kepala Sekolah & Pejabat Fungsional Di Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Bupati Chusnunia memimpin langsung acara pengambilan sumpah jabatan terhadap ratusan Pejabat Fungsional dan Kepala Sekolah, di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur.

Bupati Lampung Timur Chusnunia, melalui Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D), M. Noer Alsyarif atau yang akrab disapa Herry, pada Rabu (9/1), menjelaskan bahwa pengambilan sumpah jabatan terhadap ratusan Pejabat Fungsional dan Kepala Sekolah tersebut, telah sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Lampung Timur, Nomor : 821/3398/25-SK/2018 Tanggal 28 Desember 2018, Nomor : 821/39/25-SK/2019, Nomor : 821/40/25-SK/2019, Nomor : 821/41/25-SK/2019 Tanggal 8 Januari 2019.

Ratusan Pejabat yang mengikuti acara pengambilan sumpah jabatan tersebut, antara lain Pejabat Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan di Daerah sebanyak 14 orang, Pengawas Sekolah / Mata Pelajaran 11 orang, Guru yang diberi tugas sebagai Kepala SMPN 27 orang, Guru yang diberi tugas sebagai Kepala SDN 142 orang, Kepala UPTD Puskesmas 34 orang, Pengangkatan Jabatan Fungsional 21 orang, dan Pengangkatan Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian 6 orang.

“Saya berharap seluruh pejabat yang telah dikukuhkan ini, dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Lampung Timur”, ujar Chusnunia. (Eko Arif)

Sumber

Aksi Curanmor Terjadi Di Mushola Di Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Sehari setelah beraksi, Kawanan pencuri sepeda motor (Curanmor), yang nekat melakukan aksinya di halaman Mushola, di Kabupaten Lampung Timur, berhasil ditangkap Polisi.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro, melalui Kapolsek Pasir Sakti AKP Mulyadi Yakub, pada Kamis (10/1), mengungkapkan bahwa 1 dari anggota kawanan Curanmor tersebut berinisial ID (19) warga Desa Tebing, Kecamatan Melinting.

Tersangka bersama komplotannya, diduga terlibat aksi Pencurian Sepeda Motor Honda Beat, milik Rudiyanto (40), warga Kecamatan Pasir Sakti.

Aksi kejahatan, yang terjadi pada Rabu (9/1), diduga diawali para tersangka dengan cara merusak kontak sepeda motor Honda Beat, yang ada di area Mushola, dengan menggunakan Kunci Letter T, kemudian langsung membawanya kabur.

Korban yang mengetahui Sepeda Motornya dibawa kabur pencuri, langsung melaporkannya ke Kantor Polisi, dan Petugas Polsek Pasir Sakti yang menerima informasi terkait kejadian tersebut, segera bertindak melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil membekuk 1 orang tersangka, pada Kamis (10/1).

Saat ini tersangka, berikut barang bukti 1 unit Sepeda Motor Honda Beat milik korban, sudah dibawa ke Mapolsek Pasir Sakti, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. (Eko Arif)

Sumber

Polisi Bongkar Dugaan Bisnis Prostitusi Pelajar Di Lampung Timur

LAMPUNG1.COM, Jajaran Kepolisian berhasil membongkar dugaan kasus bisnis Prostitusi anak dibawah umur, berstatus pelajar, di Kabupaten Lampung Timur.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro, didampingi Kapolsek Raman Utara IPTU Rahadi, pada Kamis (10/1), menjelaskan bahwa para tersangka dalam kasus Prostitusi tersebut, masing-masing berinisial PI (36) dan BA (21), warga Desa Ratna Daya, Kecamatan Raman Utara.

Sementara, Para Korban dugaan Kasus Perdagangan dan Eksploitasi Seksual tersebut, antara lain adalah Mawar (16), Melati (16) dan Bunga (15), bukan nama KTP, yang merupakan warga masyarakat Kabupaten Lampung Timur.

Berdasarkan data Pihak Kepolisian, para tersangka diduga melakukan Perdagangan dan Mempekerjakan 3 orang perempuan dibawah umur, berstatus pelajar, kepada laki-laki hidung belang, untuk dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan imbalan uang, sejak bulan Desember 2018 lalu.

Setelah dilakukan proses penyelidikan, Team TEKAB 308 Polsek Raman Utara, berhasil membekuk tersangka, berikut beberapa barang buktinya, dan langsung membawa ke Kantor Polisi, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. (Eko Arif)

Sumber