Peternak Unggas di Lamtim Diminta Waspadai Penyakit Tetelo

SUKADANA (Lampost.co)–Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim mengimbau warga dan para peternak unggas khususnya ayam, agar mewaspadai serangan penyakit tetelo atau Newcastle disesae (ND). Pasalnya serangan penyakit suspect tetelo tersebut terdeteksi muncul menyerang dan mematikan belasan ternak ayam warga di Desa Banjar Rejo, Kecamatan Batanghari.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lamtim, KMS Thohir Hanafi, kepada lampost.co, Selasa (19/2/2019) menjelaskan, menjelaskan, penyakit tetelo yang disebabkan oleh virus ND itu biasanya marak muncul pada musim hujan dan menyerang ternak unggas khususnya ayam, baik ras maupun buras.
Penyakit tetelo tersebut tergolong sangat berbahaya, sebab meski tidak menular kepada manusia seperti penyakit flu burung, tetapi cepat menular, dan intensitas kematian ternak ayam yang terserang juga sangat tinggi hingga 90% lebih.

Adapun ciri-ciri ayam yang terserang penyakit tetelo itu diantaranya, jengger pucat, ayam menjadi lesu, kotoran berwarna kebiruan dan kepala ayam seperti tengleng. Serangan penyakit itu biasanya hanya berlangsung selama dua atau tiga hari hingga ayam yang terserang mati.

Untuk Kabupaten Lamtim, kata Hanafi, suspect penyakit tetelo tersebut terdeteksi sudah muncul menyerang dan mematikan belasan ekor ayam milik warga di Desa Banjarrejo, Kecamatan Batanghari. Bahkan serangan penyakit tersebut sudah muncul sejak pertengahan Januari 2019.

Karena itulah maka pihaknya mengimbau agar warga dan peternak unggas khususnya ayam agar selalu waspada dan jangan sampai lengah. Apalagi serangan penyakit tetelo tersebut disamping cepat juga biasanya muncul secara sporadic dan cukup sulit terdeteksi, karena bisa muncul dimana saja dan kapan saja tanpa mengenal waktu dan tempat.

Waspada terhadap serangan penyakit tetelo itu kata Hanafi, bisa dilakukan warga atau pemilik dan peternak unggas khususnya ayam dengan selalu menjaga sanitasi kandang, rajin mengamati kondisi ternaknya masing-masing. Jika dari hasil pengamatan itu ternyata ada ternak ayam yang terserang penyakit mencurigakan atau mirip dengan serangan penyakit tetelo, maka secepatnya melaporkan hal itu ke Petugas Peternakan terdekat.

Disamping itu langkah kewaspadaan juga bisa dilakukan dengan memelihara ternak ayam dengan baik, artinya ayam yang dipelihara tersebut tidak terus menerus dilepas liarakan begitu saja.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *