Stunting (Kerdil ) Dan Pencegahanya Dari Dinas Kesehatan Lampung Timur

Way Jepara(Simaknews.com)-Stunting (Kerdil) merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis atau menahun terutama dalam 1000 hari pertama yakni sejak dalam kandungan sampai anak usia 2 tahun, anak stunting cenderung lebih pendek dari anak seusianya namun hal tersebut hanya dari tampilan fisik, mengenai kondisi kejiwaan anak pada saat dewasa tidak terdapat pengaruh dari kondisi tersebut.

Adalah tanggung jawab bersama menganai kondisi stunting ini, dimana peran orang tua sangat besar dalam mencegah terjadinya hal tersebut.

Stunting merupakan kondisi pada tubuh anak yang tidak berkembang dengan baik, ini dapat dilihat dari awal pertama bayi lahir dengan berat tidak lebih dari 2,8 kilo gram dan panjang tidak lebih dari 45cm.

Adapun cara yang dapat ditempuh untuk mencegah anak yang lahir dari kondisi stunting ini ialah dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat, makan makanan yang bergizi dan cuci tangan pakai sabun bagi ibu hamil.

Setelah bayi lahir dipreoritaskan bayi mendapat asupan ASI ekslusif, menimbang berat badan bayi secara berkala, penggunaan jambah sehat, cuci tangan pakai sabun dan tidak merokok di dalam rumah.

Stunting mendapat perhatian serius dinas terkait di kabupaten Lampung Timur, ini terlihat dari kampanye budaya hidup bersih dan sehat serta pemberian jamban ke hampir seluruh kecamatan yang ada.

Di acara Sosialisasi Diskominfo di Hotel Yestoya Way Jepara, 13/7/2018, Suwarni kepala Bidang Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur menjelaskan bahwa pola hidup bersih ini merupakan hal yang terlihat sepele namun imbasnya sangat berat bagi kehidupan manusia.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat Lampung Timur khususnya ibu yang akan menjalani proses persalinan kiranya berkonsultasi dengan bidan atau kader kesehatan yang ada diwilayah mereka.

“Kami berharap proses persalinan dari seorang ibu tidak ditangani oleh dukun beranak, karena hal tersebut sangat tidak kami anjurkan, Adapun jika memang terpaksa proses persalinan dilakukan oleh dukun beranak hendaknya bidan dan dukun beranak tersebut menjalin kemitraan yang baik” Jelas Suwarni, SKM kepada jurnalis.(Zuli)

Sumber

Comments are closed.