Sambut Ramadhan warga Lampung Timur gelar “Munggahan”

Lampung Timu (Antaranews Lampung) – Menyambut tiba bulan Suci Ramadhan, warga Kabupaten Lampung Timur menggelar “munggahan” yaitu tradisi mengumpulkan keluarga dan tetangga terdekat untuk berdoa bersama.

Umumnya keluarga yang mengadakan “munggahan” itu mengutarakan maksud dan tujuannya serta menyampaikan permohonan maaf kepada tetangga dan keluarga yang diundang, sekaligus meminta doanya demi keselamatan keluarga. Setelah doa bersama dilanjutkan acara makan bersama dan berbagi makanan yang biasa disebut berkat.

“Munggahan ini ungkapan suka cita keluarga kami menyambut bulan suci Ramadan, dan setiap mau puasa Ramadan kami mengadakanya,” kata Hasanuddin, warga Desa Sukadana, di Kabupaten Lampung Timur, Selasa.

Menurut warga Lampung Timur itu, “munggahan” adalah sarana bagi keluarganya untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan tetangga menjelang puasa.

“Ini sebagai silaturahmi keluarga dengan umat Islam sekitar lingkungan untuk saling maaf memaafkan,” kata Hasanuddin.

Selamet, warga Desa Karyatani, Kecamatan Labuhan Maringgai pun mengaku dua hari lalu menggelar “munggahan”.

“Kemarin malam keluarga saya juga menggelar munggahan, wujud syukur kepada Allah SWT menyambut bulan puasa Ramadan,” kata Selamet. Dengan munggahan ini diharapkan mempererat silaturahmi dengan tetangga sekitar rumah, kata Selamet lagi.

Selain munggahan, tradisi yang biasa dilakukan oleh umat muslim di Lampung Timur menjelang puasa pada umumnya adalah dengan berziarah kubur.

“Saya sore nanti ziarah ke kubur, untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal dunia, sekaligus membersihkan makam,” kata Anto, warga Desa Karang Anyar,” katanya.

Awal puasa Ramadan 2018 ini masih menunggu keputusan pemerintah yang menggelar sidang isbat awal Ramadan bersama ormas Islam pada Selasa sore/malam ini.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *