Pengunjung TNWK Sering Kasih Uang Buat Gajah Erin yang Belalainya Putus

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Gajah Erin di Taman Nasional Way Kambas Kabupaten Lampung Timur yang belalainya terpotong akibat perburuan liar kini, kondisinya kini sudah pulih, meskipun masih butuh perhatian khusus.

Menurut Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Subakir, gajah betina tersebut kini memiliki bobot seberat 470 kg, jauh dari kondisi sebelumnya, bahkan Erin yang berusia sekitar 4 tahun sudah bisa makan dengan normal.

“Soal belalai terpotong sudah lama, tahun 2016, kalau sekarang sudah pulih, beratnya saja sekarang 470 kg, dan sudah bisa makan dengan baik. Kita mengucapkan terimakasih dengan perhatian ibu menteri LHK, bahkan kemarin juga tim dokter dari Jakarta juga turun,” kata Subakir, Minggu (25/3/2018)

Subakir mengatakan hingga saat ini banyak pengunjung TNWK prihatin dengan kondisi Erin, bahkan tidak sedikit mereka memberikan bantuan uang untuk membeli susu anak gajah liar tersebut.

Pasalnya kondisi Erin beda dengan gajah normal, yang tentunya butuh perhatian dan perawatan khusus dalam pemberian makan, Sebab dengan kondisi ujung belalai yang terpotong, ia sulit menggengam makanan.

“Walapun sudah pulih dan sehat, tentu kemampuannya terbatas, karena Erin beda dengan gajah normal lainya. Bahkan disini banyak pengunjung kasihan, mereka sering kasih bantuan uang, untuk beli susu Erin. Allhamdulillah kondisi Erin sudah baik, dan pinter,” jelasnya.

Subakir menjelaskan insiden belelai Erin terpotong terjadi tahun 2016, akibat perburan liar. Belalai Elin putus terjerat tali seling pemburu rusa. Sehingga Erin mengalami cacat. pasca kejadian Erin langsung dievakuasi Tim Elephant Respon Unit (ERU), untuk menjalani perawatan di Pusat Konservasi Gajah (PKG), Lampung Timur. (*)

Sumber

Comments are closed.